Menggendong Bayi Agar Nyaman? Ini Caranya

BANYUWANGI – Menggendong merupakan salah satu cara untuk membuat bayi merasa nyaman. Tidak sedikit orang yang berlomba lomba untuk bisa menimang bayi dalam gendongannya. Namun untuk benar benar membuat bayi nyaman dalam gendongan ada baiknya untuk memperhatikan cara mempraktekkannya.

Menggendong bayi juga perlu memperhatikan posisi dan umur bayi itu sendiri. Sebab kondisi bayi pada tiap perkembangannya tentu berbeda. “Perhatikan usia dan caranya. Mulai lagi sampai enam bulan perlu gendong tersendiri,” ujar bidan Nuraini.

Untuk bayi baru lahir hingga usia tiga bulan cara gendong dimulai dengan membungkukkan badan ke arah bayi yang sedang terlentang. Selipkan satu tangan ke bagian leher untuk menyangga kepala. Kemudian letakkan tangan di bagian belakang tubuh bayi untuk menopang punggung dan pantat.

Sejurus kemudian letakkan bagian kepala, leher, dan punggung bayi di lipatan siku tangan kiri atau kanan. Sedangkan telapak tangan yang satu menopang bagian pantat. Kaki bayi ditopang lengan. Posisikan bayi berada dekat dengan dada sehingga ia merasa nyaman.

Sedangkan untuk usia tiga hingga enam bulan, sebaiknya gunakan kain gendongan. Ini karena badan bayi sudah semakin berat. Di usia ini bayi sudah mulai fleksibel untuk digendong. Ini dikarenakan bayi sudah mampu duduk di pangkuan. “Di usia ini posisi sudah lebih luwes, bisa digendong menghadap ke depan, belakang, atau berhadapan,” imbuhnya.

Untuk posisinya bisa didudukkan di pinggang, di depan perut dengan posisi berhadapan dengan ditopang salah satu lengan Sedangkan untuk usia enam bulan ke atas bayi sudah mulai memiliki badan lumayan kuat. Ini membuat posisi menggendong lebih bervariasi.

Bayi bisa digendong dengan di depan dada dengan satu tangan menyangga pantat. Sedangkan tangan lainnya melingkar memegang perut. Di usia ini ada baiknya juga tetap memberikan anak bermain di lantai atau kasur. Sebab, tahapan ini bayi sudah mulai bisa merangkak berdiri hingga berjalan.

 

More banyuwangAi ...

  • 85 Perawat Belajar Basic Trauma Cardiac Life Support85 Perawat Belajar Basic Trauma Cardiac Life Support JawaPos.com - Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) adalah pengetahuan atau skill yang menjadi salah satu prasyarat, yang harus dimiliki oleh perawat. Baik yang bekerja di pelayanan […]
  • Cegah Mimisan, Jangan Korek Hidung Terlalu DalamCegah Mimisan, Jangan Korek Hidung Terlalu Dalam BANYUWANGI – Keluar darah dari hidung atau mimisan sering kali membuat orang panik. Darah bisa keluar dari salah satu atau bahkan kedua lubang hidung. Mimisan sendiri bisa dialami oleh […]
  • Pria 55 Tahun Boleh Terapi HormonPria 55 Tahun Boleh Terapi Hormon BANYUWANGI – Proses penuaan seperti halnya menopause tidak hanya dialami oleh kaum Hawa. Untuk kalangan Adam, juga ada proses penuaan yang disebut dengan andropause. Kondisi ini […]