Memasuki Februari, Demam Berdarah di Pesanggaran Tembus 21 Kasus

PESANGGARAN – Tercatat di wilayah kecamatan Pesanggaran Banyuwangi terjadi 21 kasus demam berdarah. Berdasarkan data pada Dinas Kesehatan Banyuwangi, ke-21 kasus demam berdarah tersebut terjadi mulai bulan Januari 2016 hingga memasuki awal Februari 2106 ini.

Demam Berdarah di Pesanggaran Tembus 21 Kasus

Kasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular pada Dinas Kesehatan Banyuwangi, Sudarto mengatakan, puluhan penderita tersebut tidak berada di satu lokasi, di satu RT maupun RW. Namun mereka menyebar di beberapa RT dan RW setempat. Sehingga menurut Sudarto, saat ini pihaknya melakukan penyelidikan epidemologi di masyarakat setempat, guna menentukan tindakan selanjutnya yang akan dilakukan ke depan.

Sudarto menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan pihaknya, penyebab dari banyaknya jumlah penderita penyakit demam berdarah di wilayah kecamatan Pesanggaran tersebut, di akibatkan karena banyak genangan air yang tidak kontak dengan tanah yang ada di rumah rumah penduduk, sehingga menjadi tempat bersarangnya nyamuk demam berdarah.

Misalnya, tempat minuman burung yang masih terdapat airnya, juga genangan air di belakang lemari es serta di akuarium yang masih terdapat air namun di dalamnya tidak ada ikan. Karena menurut Sudarto, nyamuk penyebab demam berdarah tersebut tidak suka berada di genangan air yang langsung kontak dengan tanah. Sehingga meskipun ada genangan air di tanah di sekitar rumah warga, namun di nilai tidak menjadi tempat bersarangnya nyamuk demam berdarah.

Sudarto menambahkan, hingga kini Dinas Kesehatan Banyuwangi terus melakukan Reporting dan Recording di berbagai desa dan kecamatan, guna mengetahui kemungkinan adanya penderita penyakit demam berdarah yang belum tertangani dengan maksimal, supaya penderita tidak meninggal dunia karena penanganan yang lambat.

More banyuwangAi ...