Maret, 20 Ribu Ha Tanaman Padi Panen

Kepala Dinas Pertanian Arief Setiawan mengatakan, musim panen raya padi di Banyuwangi akan berlangsung pada bulan Maret dan Apr mendatang. Luas lahan tanaman padi yang akan panen pertama tahun 2018 mencapai 20.106 hektare (ha).

Dari luas tanaman padi itu, kata Arief, akan menghasilkan produksi gabah sebanyak 130.104 ton gabah. Perkiraan hasil produksi gabah itu dengan asumsi setiap satu hektare tanaman padi akan menghasilkan gabah 6,5 ton. ”Sebanyak 130.104 gabah setara dengan 78.062 ton beras,” kata Arief.

Untuk memenuhi kebutuhan pangan, warga Banyuwangi tidak perlu ada pasokan dari luar daerah apalagi luar negeri. Produksi lokal, sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sendiri.

Dalam beberapa waktu terakhir ini, Bulog mengirim beras produksi Banyuwangi ke beberapa daerah, seperti Bali dan beberapa daerah di NTT. Pengiriman beras itu dalam rangka untuk memenuhi cadangan beras di daerah tujuan. (afi/c1)

(bw/mls/ics/JPR)

More banyuwangAi ...

  • Diproyeksi Jadi Sentra Bawang PutihDiproyeksi Jadi Sentra Bawang Putih Spudnik senang karena di Banyuwangi berhasil dikembangkan bawang putih yang skala lahannya cukup luas. Apalagi, bawang putih yang ditanam di Banyuwangi memiliki produktivitas yang tinggi, […]
  • Seribu Dapat Enam Biji Cabai RawitSeribu Dapat Enam Biji Cabai Rawit Lebih terkejutnya lagi, untuk pem­belian seribu rupiah tidak dilayani. Karena pembelian eceran untuk lombok minimal dengan harga Rp 2.000. “Saya kaget juga Rp 2.000 hanya dapat tiga biji […]
  • Banyuwangi Tidak Butuh Beras ImporBanyuwangi Tidak Butuh Beras Impor JawaPos.com - Kebijakan impor beras yang dicanangkan pemerintah pusat sepertinya tidak berlaku di Banyuwangi. Sebab, beberapa tahun terakhir ini, hasil panen padi membuat beras di […]