Makan Jengkol Bisa Cegukan, Hati-hati Indikasi Adanya Gagal Ginjal

JawaPos.com – Siapa suka jengkol? Makanan beraroma khas ini bisa diolah dengan cara disemur, dibuat balado, hingga dibuat bumbu kari. Rasanya seperti kentang namun aromanya sangat khas membuat aroma mulut atau feses dan urin menjadi bau.

Makan jengkol terlalu banyak ternyata tak baik untuk kesehatan. Selain bisa berdampak pada keinginan untuk buang atmosphere kecil terus menerus, ternyata juga ada hubungannya dengan cegukan. Kok bisa?

random post

Cegukan adalah suatu kondisi kejang pada otot diafragma atau terjadi tekanan pada diafragma. Hal itu bisa terjadi karena beberapa faktor di antaranya makan terburu-buru atau ada masalah pada pencernaan dan asam lambung.

Namun, cegukan yang dipicu oleh konsumsi jengkol ini berkaitan dengan masalah ginjal. Seseorang berisiko mengalami gagal ginjal karena makan jengkol berlebihan. Salah satu gejala dari gagal ginjal berupa cegukan.

“Buat penggemar jengkol jika makan jengkol berlebihan bisa berpengaruh pada ginjal,” kata Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, dalam aplikasinya Apa Kata Dokter, Rabu (1/5).

Jika makan jengkol berlebihan akan membuat ureum (kadar urea dalam darah) tinggi. Dalam tahap ini, tingkat keracunan (jengkol) berisiko tinggi.

“Dan bisa saja gagal ginjal. Kemudian berujung timbul cegukan,” papar dokter Ahli Gastroenterologi itu.

Menurutnya, pasien-pasien gagal ginjal di rumah sakit ada juga yang menunjukkan tanda-tanda cegukan. Namun secara keseluruhan, cegukan umumnya dialami seseorang jika ada masalah pada lambung.

Cegukan yang timbul bisa saja menandakan gangguan pada ginjal karena terlalu banyak mengosumsi jengkol. (steemit)

Apa Kaitannya Jengkol dengan Gagal Ginjal?

Menurut dr. Ari, jengkol sebenarnya mengandung berbagai sumber gizi penting untuk tubuh yaitu karbohidrat, protein nabati, vitamin A, vitamin D, kalsium, besi dan fosfor termasuk serat yang ada pada jengkol. Tetapi selain unsur nutrisi, jengkol juga mengandung asam jengkolat sejenis asam amino yang mengandung sulfur.

“Sulfur akan menimbulkan bau yang tidak sedap sedang asam jengkolat dapat membentuk kristal di dalam ginjal kita. Asam jengkolat yang membentuk kristal ini bisa menumpuk di ginjal dan menyebabkan sumbatan pada saluran kencing sehingga menimbulkan berbagai keluhan,” papar dr. Ari.

Seseorang yang mengalami keracunan jengkol secara medis disebut mengalami djenkolism. Keluhan yang muncul bisa berupa nyeri perut, kembung begah, mual dan muntah. Pasien akan mengalami kolik ginjal dan kadang kala disertai dengan buang atmosphere kecil berdarah (hematuria).

Seseorang yang pada keadaan akut mengalami keracunan jengkol bisa mengalami tidak bisa buang atmosphere kecil sama sekali dan terjadi gagal ginjal akut. Jika kondisi ini tidak segera diatasi maka yang akan terjadi kemudian adalah berbagai komplikasi akibat gagal ginjal tersebut dan tentu bisa saja berakhir pada kematian.

More banyuwangAi ...