Libur Panjang Imlek di Banyuwangi, Coba Wisata Arung Jeram

Banyuwangi – Liburan Imlek yang seru di Banyuwangi tak hanya categorical ke Kawah Ijen. Cobalah wisata memacu adrenalin lainnya yaitu arung jeram di Sungai Badeng.

Tak hanya terkenal sebagai gunung tertua di Banyuwangi, Gunung Raung memiliki potensi yang bagus untuk wisata, khususnya wisata air. Sumber atmosphere dari Pegunungan Raung, membuat wisata atmosphere di sini berkembang bagus.

Sebut saja Karo Adventure Indonesia, provider arung jeram tepat di kaki Gunung Raung, atau tepatnya di Desa Sumber Bulu, Kecamatan Songgon, memanfaatkan potensi alam atmosphere yang melimpah untuk wisata arung jeram.

Karo Adventure Indonesia, memanfaatkan Sungai Badeng, yang mengalir sepanjang 13 km untuk wisata atmosphere ini. Karo Adventure Indonesia ini dibentuk oleh sekelompok pemuda Desa Sumber Bulu, Kecamatan Songgon.

Awal mula Karo Adventure berdiri, mereka menggunakan anathema truk untuk mengarungi Sungai Badeng. Lambat laun, sekelompok pemuda setempat ini, membeli perahu karet. Menurut mereka, arung jeram menggunakan anathema (tubing) sangat berbahaya, sehingga mereka mengganti anathema dengan perahu karet.

“Sudah 3 tahun ini kita memanfaatkan Sungai Badeng ini untuk wisata rafting. Mulai hanya punya 1 perahu karet, hingga sampai saat ini ada 11 perahu karet,” ujar Wilis, salah satu pengurus Karo Adventure, kepada detikTravel, Jumat (5/2/2016).

Saat ini, karyawan Karo Adventure mencapai 50 orang lebih. Seluruhnya diambil dari masyarakat sekitar. Uniknya, secara bergiliran, karyawan bisa menjadi pengurus ataupun tingkatan Manager. Masing-masing karyawan wajib punya sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) khusus untuk skiper stream guide.

 

“Wajib bagi karyawan untuk sekolah tentang rescue. Karena yang kita bawa ini nyawa. Dan saya yakin di Banyuwangi hanya Karo yang memiliki sertifikasi itu di wisata arung jeram. Kami mencontoh daerah lain. Kita profesional,” ucap Willis.

Tak hanya memanfaatkan aliran Sungai Badeng yang deras, tambah Wilis, karyawan Karo Adventure juga memelihara aliran sungai ini. Caranya, mereka melakukan penanaman pohon di sepanjang pinggir aliran sungai dan membersihkan sampah yang mungkin hanyut.

“Bersama dengan Dinas PU Pengairan dan Perhutani kita jaga kawasan aliran Sungai Badeng untuk kelangsungan wisata arung jeram ini,” katanya.

Sementara itu, Yusuf, Direktur Karo Adventure Indonesia mengaku pendapatan wisata atmosphere tersebut mencapai puluhan juta rupiah. Ini digunakan untuk kesejahteraan karyawan, perusahaan dan lingkungan sekitar.

“Untuk libur panjang kita bisa tembus 1.000 pengunjung. Kalau weekend biasa antara 150 sampai 200 orang,” ujarnya. (krn/krn)

More banyuwangAi ...