Lebih Produktif dan Kreatif di Tengah Suasana Unik Coworking Space

JawaPos.com – Bekerja di epoch digital tak perlu lagi datang ke kantor yang kaku dengan jam kerja ketat. Munculnya para pelaku industri kreatif dan anak-anak muda yang bergerak di dunia digital seperti Startup, membuat gaya hidup lebih fleksibel. Mereka lebih suka bekerja dengan suasana yang menyenangkan, nyaman, dan tak kaku dengan batasan jam kerja tertentu.

Dalam peluncuran nama barunya, Rabu (19/6), CoHive merupakan perusahaan penyedia ruang kerja komunal (Coworking space) mengizinkan JawaPos.com untuk masuk melihat langsung suasana bekerja di sana.

random post

CoHive yang dulu dikenal dengan nama EV Hive menawarkan konsep baru ruang kerja yang terintegrasi (One Stop Solution). Sehingga dapat mendukung produktivitas para pekerja. Dengan menghadirkan produk ruang kerja komunal (CoWorking), ruang ritel (CoRetail) dan ruang acara (CoHive Event Space), menjadi wadah ekosistem startup di Indonesia.

“Saat ini, kami memiliki sekitar 9 ribu anggota yang terdaftar di seluruh lokasi Coworking space kami. Sekitar 80 persen anggota kami merupakan perusahaan startup dan UMKM yang bergerak di berbagai industri,” tegas Head of Corporate Communication Kartika Octaviana kepada JawaPos.com di sela-sela peluncuran nama baru CoHive di Mega Kuningan, Jakarta.

Salah satu sudut ruang di CoHive. (Rieska Virdhani/JawaPos.com)

Menurut mantan News Anchor yang akrab disapa Vina itu, EV Hive pada 2015, awalnya digunakan sebagai ruang kerja bagi portofolio bisnis East Ventures. Permintaan akan ruang kerja yang fleksibel di Indonesia meningkat sejak saat itu, karenanya EV Hive membuka ruang kerja tersebut untuk menjawab kebutuhan publik.

Kini ketika sudah berubah nama menjadi CoHive, pihaknya konsisten menawarkan produk ruang kerja dengan desain cantik dan dinamis yang memicu kreativitas individu sekaligus semangat kolaborasi. Dan benar saja, ketika JawaPos.com naik ke lantai 10 kantor CoHive, terlihat desain interior yang nyaman dan kekinian untuk bekerja dengan tenang.

Desain di bagian dinding yang begitu artistik, segar, dengan warna yang menarik. Tata letak furnitur yang complicated juga membuat suasana bekerja lebih nyaman. Baginya, membuat gaya bekerja yang berbeda adalah cara agar meningkatkan kreativitas dan produktivitas milenial.

“Sesuai gaya bekerja para milenial. Yang membedakan, dengan kantor konvensional tentu juga dinamikanya ya. Selain desainnya yang tak membosankan, tetapi juga berbagai fasilitas yang ditawarkan,” jelas Vina.

Ruangan kerja artistik, segar, dengan warna yang menarik. (Rieska Virdhani/JawaPos.com)

Fasilitas yang Dihadirkan

Selain set furnitur kantor seperti kursi, meja, dan komputer, terdapat pula kitchen bar, meja biliar, meja pingpong, dan beraneka lounge empuk yang membuat ruang kerja lebih nyaman. Bahkan pihak CoHive juga menyediakan tempat tidur untuk para pekerja beristirahat.

“Kami juga hadirkan tempat tidur, itu penting sekali, untuk take a break istirahat. Meja biliard, pingpong, jadi kantor bukan sesuatu tempat yang kaku. Apalagi anak-anak muda,” ujarnya.

Menurut Vina, rata-rata jam kerja anak-anak muda berada di Coworking Space adalah 8-9 jam. Pihaknya juga mendorong gaya hidup sehat, agar para pekerja muda jangan sampai begadang untuk menyelesaikan pekerjaannya.

“Mau sampai malam juga enggak apa-apa sih, tetapi kita juga mendorong gaya hidup sehat kalau terlalu kerja lama di kantor dipertanyakan tuh, ini efektif enggak,” katanya.

Fasilitas lainnya adalah dibangunnya CoRetail yang menawarkan ruang ritel yang fleksibel dengan harga terjangkau di mana perusahaan dapat memasarkan dan menjual produknya. Berlokasi di lantai dasar gedung CoHive 101, CoRetail pertama ini akan menjadi pusat berkumpulnya komunitas. Para anggotanya joke dapat berinteraksi dan memulai kolaborasi. Tak hanya itu, CoHive juga meluncurkan produk CoHive Event Space untuk mengakomodasi kebutuhan berbagai perusahaan untuk mengadakan pertemuan dan acara perusahaan.

Pendiri dan CEO CoHive, Jason Lee menjelaskan bahwa CoHive 101 merepresentasikan komitmen perusahaan untuk memperkuat kehadirannya di Indonesia. Melalui produk ini, CoHive menawarkan gaya hidup perkotaan berfasilitas lengkap dengan harga terjangkau. CoHive menyediakan lingkungan tempat tinggal yang mendorong terciptanya kolaborasi diantara para anggotanya melalui berbagi ruang komunal.

“Kami menjadi perusahaan CoWorking space pertama di Indonesia yang mengoperasikan sepenuhnya gedung tingkat tinggi. Kami optimis tentang permintaan pasar akan ekosistem kerja yang terintegrasi,” tutup Jason.

More banyuwangAi ...