KONI Tidak Toleransi Curhat Pengurus Cabor

BANYUWANGI – Tim verifikasi laporan kegiatan cabor kemarin (2/1) melakukan rapat persiapan sebelum menggelar presentasi cabor Jumat (5/1) mendatang. Ada beberapa poin penting yang akan diterapkan oleh KONI Banyuwangi dalam presentasi tahun ini, di antaranya persyaratan untuk setiap kegiatan yang dilaporkan cabor.

Tim verifikasi sendiri terdiri dari 18 orang yang terbagi di tiga bidang, yaitu bidang prestasi, bidang kegiatan, dan bidang klub/sasana/sanggar/perguruan. Sekretaris KONI Banyuwangi Mukayin mengatakan, kali ini proses presentasi yang dilaksanakan cabor akan dibuat lebih efektif. Pelaksanaan presentasi tiap cabor dibatasi hanya 15 menit. Dengan materi mencakup kegiatan yang dilakukan selama tahun 2017 baik yang dikerjakan maupun yang diikuti, prestasi yang diperoleh serta jumlah klub yang dimiliki cabor.

Mukayin bahkan menegaskan, cabor yang membahas materi di luar dari tiga topik tersebut akan langsung dihentikan presentasinya karena dianggap melenceng dari bulletin kegiatan. ”Jadi cabor yang curhat masalah kurang anggaran, butuh bantuan ini itu kita hentikan presentasinya. Karena sudah melenceng dari bulletin presentasi . Yang kita kabarkan ke cabor sudah jelas poinnya,” tegas Mukayin.

Selain itu, dia juga menambahkan cabor harus sudah siap dengan bukti fisik mereka dalam presentasi nanti. Seperti untuk kegiatan yang diikuti, cabor harus menyiapkan bukti pendukung seperti SK Panitia, dokumentasi pelaksanaan kegiatan untuk kegiatan yang digelar, kuitansi pendaftaran, undangan proposal, dan dokumentasi untuk kegiatan yang diikuti. Sedangkan untuk klub, harus dilengkapi dengan dokumen pendukung berupa SK klub yang dikeluarkan Pengkab cabor.

”Untuk yang poin prestasi kita wajibkan membawa bukti seperti piagam penghargaan atau surat pernyataan dari panpel. Khusus poin ini kita tegaskan yang dimaksud adalah prestasi cabor. Bukan prestasi klub-klub cabor. Karena nanti yang diverifikasi adalah prestasi dari cabor,” kata Mukayin. Anggota tim verifikasi bidang klub, Slamet Sucipto menambahkan, sesuai kesepakatan cabor harus disiplin sesuai dengan jadwal presentasi mereka. Presentasi diagendakan Jumat (5/1) pada pukul 13:00 sampai 17:00, kemudian Sabtu (6/1) mulai pukul 08:00 sampai 12:00, lalu di hari yang sama pukul 13:00 sampai 17:00.

”Diwajibkan cabor seluruhnya hadir dalam presentasi. Jadi mereka bisa tahu bagaimana perkembangan seluruh cabor, dan ketika pembagian tract anggaran nanti mereka bisa menakar posisi mereka di mana. Ini bukan untuk membandingkan, tapi supaya semua tahu. Mereka yang terlambat tetap harus presentasi hari itu juga, yang tidak ya kita tinggal,” tandasnya.

 

More banyuwangAi ...

  • 11 Klub Sepak Takraw Menanti Legalitas11 Klub Sepak Takraw Menanti Legalitas JawaPos.com – Pengurus baru Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Banyuwangi menjadikan agenda verifikasi klub sebagai prioritas mereka di tahun ini. Sebelumnya, hampir seluruh klub […]
  • Absen Presentasi, Pertina-Kodrat Harus PasrahAbsen Presentasi, Pertina-Kodrat Harus Pasrah BANYUWANGI – Agenda presentasi KONI yang menjadi tolak ukur pemberian anggaran pembinaan di tahun ini ternyata tidak serta merta membuat cabor tertib dalam agenda tersebut. Setelah […]
  • Kesbangpol Verifikasi Klub Sepatu RodaKesbangpol Verifikasi Klub Sepatu Roda BANYUWANGI – Klub sepatu roda Banyuwangi Inline Skate Activity (BISA) dikunjungi tim dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bangkesbangpol) Banyuwangi Kamis lalu (21/12). Sebagai salah […]