Kemenkominfo dan Banyuwangi Susun Master Plan Smart City


Kemenkominfo dan Banyuwangi Susun Master Plan Smart CityFoto: Putri Akmal


Banyuwangi – Ditetapkan jadi salah satu dari 25 kabupaten/kota penerapan konsep intelligent city di Indonesia, Pemkab Banyuwangi dan Kemenkominfo RI melakukan percepatan dengan menggelar bimbingan teknis penyusunan masterplan Smart City. Langkah ini merupakan fondasi menuju 3 prioritas layanan yang memiliki visi kuat.

Ketua tim pembimbing pendampingan intelligent city Kemenkominfo, Dana Indra mengatakan, Kemenkominfo tengah membangun 100 intelligent city di Indonesia. Menurutnya, fondasi menuju intelligent city terdiri dari sumberdaya manusia, kebijakan yang didukung pemimpinnya, dan teknologi untuk menciptakan layanan yang smart. Banyuwangi juga dinilai sudah punya fondasi yang kuat untuk menuju intelligent city. Tak hanya pelayanan publiknya yang sudah berbasis IT.

“Banyuwangi sudah punya fondasi kuat apalagi juga punya personality yang luar biasa dan memiliki visi jauh ke depan,” kata Dana Indra, Rabu (2/8/2017).

Tahapan penyusunan master devise antara lain analisis masa depan dan kesiapan pembangunan intelligent city, penentuan module prioritas, penentuan roadmap implementasi (5-10 tahun), hingga penyelesaian master devise intelligent city. Masterplan ini yang nantinya menjadi pijakan awal implementasi pengembangan daerah dengan konsep kota cerdas.

“Jadi di akhir 2017 nanti, masterplan intelligent city harus sudah ready, dalam bentuk tiga buku. Yaitu Analisis strategis, Masterplan Smart City daerah serta executive Summary dan quickwin yang berisi module ikonik/prioritas Banyuwangi,” urainya.

Sementara Bupati Anas mengaku, Banyuwangi telah merintis sederet module peningkatan pelayanan publik dalam kerangka intelligent city. Smart City yang di Banyuwangi disebut dengan intelligent kampung adalah konsep kota cerdas yang dirancang mempermudah kegiatan masyarakat dalam mengelola sumber daya secara efektif dan efisien, serta kemudahan mengakses informasi bagi masyarakat.

“Saat ini sudah sekitar 60 desa teraliri fiber optic, kita targetkan 145 desa tersambung fiber ocular pertengahan 2018. Dengan Smart Kampung secara bertahap administrasi cukup diselesaikan di desa.

(fat/fat)

More banyuwangAi ...