Kecamatan Banyuwangi Masuk Dapil II

BANYUWANGI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi menyiapkan tujuh alternatif daerah pemilihan (dapil) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Alternatif pertama tetap menggunakan lima dapil seperti Pemilu 2014 dan hanya ada tambahan satu kecamatan di Dapil II, yakni Kecamatan Blimbingsari.

Alternatif kedua dengan enam dapil, KPU menyiapkan tiga devise dan alternatif ketiga dengan tujuh dapil. Alternatif ketiga ini, KPU menyiapkan dua devise dengan menarik Kecamatan Banyuwangi dari dapil satu ke dapil II bersama Kecamatan Banyuwangi, Kabat, dan Rogojampi.(selengkapnya baca grafis).

Meski hanya ada tiga pilihan jumlah dapil, namun KPU menyiapkan enam alternatif komposisi dapil di Bumi Blambangan. Rinciannya, alternatif Banyuwangi dibagi lima dapil terdiri dari satu plan, sedangkan alternatif enam dan tujuh dapil masing-masing terdiri dari tiga dan dua plan.

Untuk alternatif lima dapil, komposisi masing-masing dapil tidak banyak mengalami perubahan. Dapil 1 misalnya, sebaran dapil 1 meliputi wilayah kecamatan Wongsorejo, Kalipuro, Banyuwangi, Giri, Glagah, dan Licin dengan sum alokasi kursi sebanyak 11.

Perubahan hanya terjadi pada dapil 2, dapil yang pada Pemilu 2014 terdiri dari Kecamatan Kabat, Rogojampi, Singojuruh, dan Songgon, ini akan mendapat tambahan satu kecamatan, yakni Blimbingsari. Dengan bertambah Kecamatan Blimbingsari yang merupakan pecahan Kecamatan Rogojampi dan Kabat, maka alokasi kursi untuk dapil 2 akan bertambah dari delapan kursi pada Pemilu 2019 menjadi 9 kursi.

Sedangkan dapil 3, dapil 4, dan dapil 5, tidak banyak mengalami perubahan. Dapil 3 mencakup wilayah Kecamatan Tegaldlimo, Muncar, Srono, dan Cluring dengan alokasi kursi sebanyak 11. Dapil 4 meliputi Kecamatan Pesanggaran, Bangorejo, Purwoharjo, Gambiran, Siliragung, dan Tegalsari dengan alokasi kursi sebanyak sepuluh. Untuk wilayah dapil 5 meliputi Kecamatan Genteng, Glenmore, Kalibaru, dan Sempu dengan alokasi kursi sebanyak sembilan.

Sementara itu, untuk alternatif Banyuwangi terdiri dari enam dapil, KPU menyiapkan tiga plan. Sedangkan alternatif tujuh dapil terdiri dari dua plan. Perbedaan masing-masing devise tersebut berada pada cakupan wilayah kecamatan serta alokasi kursi masing-masing dapil.

 

Komisioner KPU Banyuwangi Suherman mengatakan, sebelum mengirimkan usul komposisi dapil ke KPU RI melalui KPU Jatim, pihaknya akan melakukan uji publik dengan mengundang stakeholder terkait. ”Uji publik rencananya digelar pada 26 Januari sampai 28 Januari,” ujarnya kemarin (9/1).

Setelah melewati uji publik, usul komposisi dapil bakal dikirimkan kepada KPU RI melalui KPU Jatim 29 Januari sampai 4 Februari mendatang. ”Kewenangan penetapan dapil, ada pada KPU RI setelah mendengarkan presentasi KPU Jatim dan berkonsultasi ke DPR RI,” ujarnya.

More banyuwangAi ...

  • Kursi Dapil 2 Bertambah, Dapil 5 BerkurangKursi Dapil 2 Bertambah, Dapil 5 Berkurang Informasi yang dikumpulkan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, sedianya Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyiapkan enam opsi jumlah dapil dan jumlah kursi setiap dapil. Rinciannya, satu […]
  • Semua Anggota F-PDIP Daftar BacalegSemua Anggota F-PDIP Daftar Bacaleg Dibuka sejak Senin (15/4), hingga kemarin jumlah pendaftar bacaleg PDIP sudah mencapai 60 persen dari total 50 kursi di DPRD Banyuwangi. Para pendaftar datang secara langsung ke kantor […]
  • Meski Ditetapkan Jadi Cawagub, Anas Tidak Harus MundurMeski Ditetapkan Jadi Cawagub, Anas Tidak Harus Mundur BANYUWANGI - Bupati Abdullah Azwar Anas sudah memutuskan untuk maju sebagai calon wakil gubernur (cawagub) berpasangan dengan calon gubernur (cagub) Jatim, Saifullah Yusuf pada Pemilihan […]