Kasus Penggelapan Deposito di Banyuwangi Jadi Atensi Polda Jatim


Kasus Penggelapan Deposito di Banyuwangi Jadi Atensi Polda JatimFoto: Screenshot IG AFW


Banyuwangi – Kasus penggelapan dana deposito nasabah Bank Tabungan Negara (BTN) Banyuwangi sebesar Rp 5 miliar yang dilakukan oknum pegawai kontrak BTN Banyuwangi, FAW (28), rupanya menjadi atensi Polda Jawa Timur. Polda Jatim meminta Polres Banyuwangi melakukan gelar perkara di Polda.

“Polda Jatim ingin mengetahui arah penyidikan kami. Karena kasus ini melibatkan uang besar,” ujar Kasat Reskrim Polres Banyuwangi, AKP Dewa Putu Primayogantara kepada detikcom, Senin (6/3/2017).

Menurutnya, Polda Jatim akan menjadi kontrol dan pengawasan kasus ini. Rencananya gelar perkara kasus pembobolan dana nasabah BTN ini akan digelar Rabu (8/2/2017) mendatang.

“Hari Rabu kita gelar di Polda. Hanya unsur kepolisian saja tidak ada dari bank atau apapun. Kita akan beber disana agar kasus ini terang,” tambahnya.

 

Perbankan Banyuwangi geger. Seorang oknum karyawan kontrak Bank Tabungan Negara (BTN) Banyuwangi berinisial FAW (28) menggelapkan uang deposito milik nasabah. Tak tangung-tanggung, dana yang gelarkan mencapai Rp 5 miliar. Kasus ini sedang ditangani oleh Polres Banyuwangi.

FAW ditahan sejak akhir Februari lalu. Polisi sedang mengumpulkan barang bukti dan laporan dari pihak korban lain yang disinyalir tertipu dengan buruk rayu oknum karyawan marketplace ini BTN tersebut. Pelaku oknum bank yang sempat menjadi buron kini telah diamankan polisi.

(bdh/bdh)

More banyuwangAi ...