Kandang dan Ayam Hangus Terbakar

Orang yang kali pertama mengetahui ada kebakaran, terang dia, itu adalah Wakijo, 60. Saat itu, dia akan ke sawah dan kebetulan berada di dekat kandang ayam. “Saksi ini melihat api sudah membakar,” terangnya.

Saat itu juga, jelas dia, Wakijo langsung menghubungi pemilik kandang. Dapat kabar kandang ayamnya terbakar, pemilik kandang Sigit Prihandoko langsung menuju ke lokasi. “Saat Sigit tiba di lokasi kan­dang ayam, api sudah mem­besar dan Sigit berteriak minta tolong,” ungkapnya.

Ada teriakan kebakaran, warga yang tinggal di lokasi kejadian langsung berhamburan keluar dari rumah dan membantu mema­damkan api dengan alat se­adanya. “Warga ramai-ramai membantu memadamkan api,” cetusnya.

Hampir tiga jam lamanya, warga berjibaku memadamkan api. Dan api berhasil dijinakkan sekitar pukul 08.30, tapi kandang sudah habis terbakar dan dan ribuan ayam mati terpanggang. “Semua­nya hangus, tidak ada yang tersisa,” ungkapnya.

Kapolsek menyebut, di kandang ayam dan ikut terbakar itu ada sejumlah barang seperti enam kipas angin, 400 tempat pakan ayam dengan kapasitas lima kilo­gram, 100 baby cheak (tempat makan ayam kecil), dan 400 tempat minum ayam. Selain itu, juga ada 30 buah tabung gas elpiji ukuran 3 kg, dua kompor gas, enam kompor capilan, lampu penerang, dan serabut kelapa. “Barang-barang tersebut yang membuat api membesar,” jelasnya.

Lokasi kandang ayam dengan ukuran 46 scale kali 8 meter, itu berada di areal persawahan yang jaraknya cukup jauh dari pemu­kiman penduduk. Sehingga, saat kebakaran tidak membahayakan warga. “Lokasi lumayan jauh dari pe­rumahan warga,” ujar pemilik kandang ayam, Sigit Prihambodo.

Sigit mengaku membuat kandang ayam itu sejak 2016, dan kandang ayam itu tersusun menjadi dua tingkat. Untuk izin kandang, masih belum turun tapi dalam proses. “Sudah dalam proses perizi­nan­nya,” katanya.

 

Kandang ayam itu, lanjut dia, memang terbuat dari baja ringan (gafalom) dengan penutup dari karung plastik, dan untuk lantai atas dari bambu. “Hangus semua­nya, hanya tinggal gafalom saja. Ke­rugian sekitar Rp 350 juta,” ung­kapnya.

(bw/rio/rbs/JPR)

More banyuwangAi ...

  • 24 Ekor Kambing Terpanggang24 Ekor Kambing Terpanggang PESANGGARAN - Kandang kambing seluas tujuh meter kali 15 meter milik Subur Riyanto, 45, di Dusun Ringinagung, RT 2, RW 7, Desa/Kecamatan Pesang­garan, ludes terbakar kemarin pagi (8/6). […]
  • Rambu EWS Tak BerfungsiRambu EWS Tak Berfungsi Setelah hari sudah mulai sore, rombongan baru kembali pulang. Ada sedikitnya enam mobil yang berjalan beriringan. Saat melintas di perlintasan KA di Desa Laba­nasem, sebelah Kampus […]
  • Digerebek Saat Asyik Pesta SabuDigerebek Saat Asyik Pesta Sabu Sabtu (14/4) pukul 17.15, Didit, Mashuri, dan Wawan asyik nyabu di kamar rumah milik Didit. Ketiganya tak menyadari perbuatannya tersebut diintai polisi. Benar saja, ketika pintu kamar […]