Jelang Ramadan, Harga Sembako Mulai Naik

JawaPos.com – Lima hari jelang bulan suci Ramadan, harga komoditas pangan rata-rata mengalami kenaikan. Kenaikan ini diperkirakan karena dipengaruhi stok barang yang mulai berkurang, sedangkan permintaan dari pembeli justru meningkat.

Seperti yang terjadi di Pasar Blambangan, Banyuwangi, kemarin. Harga pangan mulai dari cabai hingga daging ayam naik. Kenaikan ini diakui sejumlah pedagang telah terjadi dalam satu minggu terakhir.

Salah satu pedagang di Pasar Blambangan, Sayuti, 47, mengatakan, kenaikan harga sembako terjadi sejak satu minggu terakhir. Kenaikan ini terjadi karena panen yang mulai sedikit, dan harga dari pengepul yang juga naik.

”Telur sebelumnya harga jualnya kisaran Rp 21.000, sekarang bisa Rp 25.000-26.000. Bawang putih yang sebelumnya hanya Rp 8.500 per kilo, sekarang naik menjadi Rp 15.000 per kilonya untuk yang kotor, sedang yang bersih harganya Rp 20.000 per kilo. Kemudian bawang merah yang sebelumnya dijual seharga Rp 30.000, sekarang naik menjadi Rp 35.000. Naiknya masih stabil kok,” ujar Pak Sayuti, seraya menambahkan, umumnya kenaikan harga berada di kisaran Rp 5.000 sampai dengan Rp 7.000.

Adanya kenaikan harga ini ternyata tidak mempengaruhi penurunan konsumen. Namun sebaliknya, konsumen malah bertambah. Alasannya karena banyak konsumen yang belanja untuk kebutuhan arisan barang untuk bulan Ramadan. ”Pembelinya lebih banyak dari sebelumnya. Kan kebanyakan orang belanja untuk arisan barang di bulan Ramadan,” imbuh Sayuti.

Tidak hanya sembako, daging ayam juga mengalami kenaikan harga. Heni, 45, salah satu pedagang ayam Pasar Blambangan mengatakan bahwa mendekati Ramadan tentu harga ayam naik. ”Sebelumnya Rp 32.000 per kilo, sekarang jadi Rp 35.000,” katanya.

Heni menjelaskan, kenaikan harga ayam adalah hal yang lumrah. Apalagi mendekati Ramadan. Menurutnya, kenaikan harga ini terjadi karena pengepul menaikkan harga jualnya. Jadi, dia harus menaikkan harga jualnya untuk mendapatkan untung.

 

Kenaikan harga daging ayam tak membuatnya sepi pembeli. Sebaliknya, dia mengaku mendapatkan banyak pembeli. ”Kalau sepi sih enggak. Malah justru banyak yang beli. Karena kan banyak yang mau selamatan,” ujar Heni.

Dari macam-macam bahan pangan, hanya harga daging sapi yang tidak mengalami kenaikan, yakni masih tetap di kisaran Rp 100.000 hingga Rp 110.000. Selain itu sayuran dan buah-buahan juga tidak mengalami kenaikan harga. (mg1)

More banyuwangAi ...

  • Harga Daging Ayam Naik Tipis, Telur Malah TurunHarga Daging Ayam Naik Tipis, Telur Malah Turun JawaPos.com – Harga bahan-bahan kebutuhan pokok di Banyuwangi cenderung stabil beberapa hari terakhir. Meski demikian, pergeseran harga terjadi pada beberapa jenis komoditas, seperti […]
  • Usaha Batako Mulai MenjanjikanUsaha Batako Mulai Menjanjikan KALIPURO – Usaha pembuatan batako mungkin tidak asing ditelinga terutama bagi masyarakat Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro. Usaha pembuatan batako ini banyak ditemui di daerah tersebut. […]
  • Berburu Aneka Takjil di Jalan Letjen SutoyoBerburu Aneka Takjil di Jalan Letjen Sutoyo ”Di daerah rumah saya gak ada yang jual kayak gini. Ini sambil beli buat lauk buka puasa ya sekaligus ingin jalan-jalan, ngabuburit,” ungkap Vina, 37, pembeli takjil Ramadan. Harga […]