Jarak Sekolah Skor Tertinggi, PPDB Reguler SMP Tahap we Ditutup

BANYUWANGI – Genderang perebutan bangku sekolah negeri di Banyuwangi kembali ditabuh. Setelah proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) jenjang SMA/SMK tuntas, giliran PPDB SMP negeri dibuka mulai kemarin (2/7).

Ada dua jalur PPDB SMP negeri tahun ini, yakni jalur zonasi alias jalur online dan jalur prestasi bakat minat. PPDB jalur zonasi alias jalur online tersebut dibuka dalam dua tahap. Tahap pertama digelar mulai kemarin (2/7) hingga hari ini (3/7). Sedangkan tahap dua dibuka mulai besok (4/7) hingga Kamis (5/7).

Yang menarik, skor jarak tempat tinggal siswa dengan sekolah tujuan yang menjadi poin penilaian PPDB kali ini bukan berpedoman pada kewilayahan, misalnya skor siswa yang berdomisili satu desa/kelurahan, kecamatan, atau satu kabupaten. Sebaliknya, skor zonasi tersebut dihitung berdasar jarak riil tempat tinggal siswa dengan sekolah. Caranya dengan menghitung jarak titik koordinat tempat tinggal siswa dengan titik koordinat sekolah tujuan dengan memanfaatkan teknologi informasi (TI).

Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi Suratno mengatakan, pada PPDB jalur zonasi kali ini, pendaftaran bisa dilakukan secara online. ”Calon peserta didik atau orang tua tinggal memanfaatkan PIN dan hasil registrasi untuk mendaftar melalui sambungan internet. Bisa menggunakan komputer atau android,” ujarnya kemarin (2/7).

Suratno menuturkan, ranking siswa yang diterima di SMP negeri didasarkan pada dua penilaian. Penilaian pertama didasarkan skor jarak tempat tinggal dengan sekolah dengan skor sebesar 60 persen. Sedangkan penilaian kedua didasarkan skor nilai Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) sebesar 40 persen. ”Jumlah skor menjadi dasar untuk menentukan ranking siswa,” tuturnya.

Suratno menambahkan, penentuan skor jarak tempat tinggal siswa dengan sekolah tujuan dihitung berdasar jarak riil. Caranya dengan mengukur titik koordinat tempat tinggal siswa dengan titik koordinat sekolah tujuan. ”Titik koordinat tempat tinggal siswa diperoleh dari user SD dan MI masing-masing,” imbuhnya.

Dijelaskan, jarak tempat tinggal pendaftar yang terdekat dengan sekolah tujuan menjadi patokan penentuan skor. ”Misalnya jarak koordinat tempat tinggal pendaftar terdekat dengan sekolah tujuan 1 kilometer, maka siswa yang jarak koordinat tempat tinggalnya sejauh dua km dari sekolah, skornya 300,” jelasnya.

 

Suratno mengimbau calon peserta didik maupun orang tua untuk memanfaatkan hari terakhir PPDB reguler tahap pertama hari ini. Sebab, pendaftaran tahap dua dibuka khusus untuk SMP negeri yang pagu siswa barunya belum terpenuhi. Jadi, jika pagu sekolah sudah terpenuhi saat PPDB reguler tahap pertama, maka sekolah tersebut tidak membuka PPDB reguler tahap kedua.

Selain itu, jika mendaftar pada PPDB reguler tahap pertama, maka peluang siswa diterima di SMP negeri semakin besar. Sebab, penghitungan skor pada PPDB reguler tahap 1 tidak memengaruhi penghitungan skor di tahap 2. ”Hanya saja, siswa yang sudah diterima pada PPDB reguler tahap satu tidak boleh mendaftar pada PPDB reguler tahap kedua,” ujarnya.

Suratno menambahkan, PPDB reguler tahap pertama di hari terakhir hari ini akan dibuka hingga pukul 15.00. ”Sekali lagi, siswa yang tidak diterima di SMP negeri tujuan pada PPDB reguler tahap pertama, bisa mendaftar di PPDB reguler tahap kedua,” pungkasnya.

More banyuwangAi ...

  • Pendaftar PPDB Reguler Hanya Boleh SekaliPendaftar PPDB Reguler Hanya Boleh Sekali BANYUWANGI – Perhatian bagi para lulusan SMP/sederajat yang ingin mendaftar di SMA dan SMK negeri melalui seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur reguler online. Pada proses […]
  • Imbau Siswa Ambil PIN Maksimal 4 JuniImbau Siswa Ambil PIN Maksimal 4 Juni BANYUWANGI – Gelombang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK negeri resmi dimulai pagi ini (30/5). Pada tahap pertama ini, pendaftar berebut kursi kosong melalui PPDB jalur […]
  • Kursi Kosong Jalur Semi Online TerisiKursi Kosong Jalur Semi Online Terisi BANYUWANGI – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK negeri jalur semi online resmi berakhir. Sesuai jadwal, masing-masing SMA/SMK negeri di Banyuwangi mengumumkan nama-nama […]