Jamin Pasokan Listrik untuk 5 Kawasan Industri

Manager Bidang Niaga PLN Distribusi Jawa Timur Muhammad Aris mengakui, pasokan listrik untuk wilayah Jatim dan Bali masih surplus. Bahkan, PLN Distribusi Jatim masih bisa memasok daya listrik ke Jawa Tengah. ”Itu joke masih sisa banyak cadangan listrik untuk wilayah Jatim. Jadi jangan khawatir untuk wilayah Banyuwangi ini kekurangan pasokan listrik. Cadangan kita masih banyak,” ujar Aris di hadapan para pengusaha dalam entertainment pelanggan PLN di Hotel Illira Banyuwangi Selasa lalu (15/5).

Aris mengakui, Banyuwangi termasuk kawasan yang pale banyak memiliki kawasan industri terpadu di Jatim. Karena itu, PLN Distribusi Jatim sudah menyiapkan pasokan daya listrik untuk kawasan industri terpadu di Banyuwangi. ”Kami mengutip information dari Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Provinsi  Jatim. PLN Distribusi Jatim sudah prepared untuk pasokan listrik semua kawasan industri tersebut,” jelasnya.

Menurut Aris, ada lima kawasan industri terpadu di Banyuwangi.  Yang pertama adalah Kawasan Industri Wongsorejo dengan luas area 400 hektare (ha). Yang kedua adalah Kampe Industri Estate dengan luas kawasan 130,64 ha. Yang ketiga adalah Kawasan Industri Sidomulyo seluas 583 ha. Yang keempat berada di Kecamatan Kalipuro, yakni Kawasan Industri Wangkal dengan luas kawasan hanya 85 ha. Yang kelima adalah Kawasan Industri Secang dengan luas area 180 ha. 

Sayangnya, Aris tidak merinci kebutuhan daya listrik untuk masing-masing kawasan industri terpadu tersebut. Hanya secara global, dia menyebut bahwa kebutuhan pasokan listrik untuk seluruh kawasan industri di Provinsi Jatim mencapai 91.835.241 MWh. ”Mengutip Bappeda Jatim, ada sembilan kabupaten yang akan mengembangkan kawasan industri terpadu di seluruh Jatim. Untuk menjamin kemudahan berinvestasi dan mendukung semua itu, kami sudah siap seluruh kebutuhan pasokan listriknya,” ujarnya.

Sementara itu, information Bappeda Jatim menunjukkan bahwa beberapa kabupaten/kota juga sedang merancang membangun kawasan industri terpadu yang baru. Dari sembilan kota/kabupaten tersebut, tujuh kabupaten/kota hanya siap mengembangkan satu kawasan industri terpadu baru. Total luas keseluruhan kawasan industri terpadu tersebut mencapai 31.584,78 ha (rincian selengkapnya lihat grafis). Kabupaten Gresik sedang mengembangkan dua wilayah untuk kawasan industri terpadu. Sedangkan Banyuwangi, kabupaten pale luas di Provinsi Jatim ini sedang memproyeksikan lima tempat sebagai kawasan industri terpadu.(bay)

(bw/mls/ics/JPR)

 

More banyuwangAi ...

  • Penyandang Disabilitas Belum Terdata di AKPPenyandang Disabilitas Belum Terdata di AKP Kata dia, pihaknya sudah melakukan identifikasi di lima desa binaan. Di beberapa desa tersebut, angka disabilitas di AKP nol. Padahal, di tiap-tiap desa, rata-rata penyandang disabilitas […]
  • Semburan Abu Vulkanik Sampai BanyuwangiSemburan Abu Vulkanik Sampai Banyuwangi Selain di wilayah Kecamatan Singojuruh, daerah yang terkena dampak abu vulkanik akibat Gunung Agung di Bali yang me­letus itu, juga terjadi di Kecamatan Sempu, Glenmore, dan Tegalsari. Di […]
  • Hanya Gaji dan Uang Lembur Boleh Dibayar Non TunaiHanya Gaji dan Uang Lembur Boleh Dibayar Non Tunai Rudi Afianto, Wakil Ketua DPRD mengatakan, saat ini yang bisa non tunai hanya pembayaran gaji dan uang lembur. “Sedangkan yang lain masih tunai,” kata politisi PDI Perjuangan […]