Jalan Sutoyo Bersih, Jalan Supono Kumuh

BANYUWANGI – Setelah diperingatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pekan lalu, warung pedagang kali lima (PKL) di sepanjang trotoar Jalan Letjen Sutoyo nyaris bersih kemarin (25/12). Sebanyak 35 PKL sudah membongkar sendiri dagangan pekan lalu.

Namun hasil pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin, masih ada segelintir PKL yang masih belum membawa pulang lapak dan rombongnya. Masih ada sedikit rombong yang ”disembunyikan” dekat kawasan itu pada siang hari.

Rombong itu diparkir di pinggir Jalan Mayor Supono Jiwotaruno di kompleks Tempat Pemakaman Umum (TPU) Setropenganten. Akibatnya, ruas jalan Mayor Supono di Lingkungan Stendo, Kelurahan Tukangkayu itu menjadi lebih sempit dan terkesan kumuh. Selain itu, warga sekitar juga khawatir kalau parkiran rombong itu akan memindahkan kekumuhan dari Jalan Sutoyo ke Jalan Mayor Supono.

Seperti diberitakan sebelumnya, PKL membongkar sendiri warung miliknya sebelum digusur paksa oleh Satpol PP. ”Daripada warung saya digusur secara paksa lebih baik saya bongkar sendiri. Saya hanya bisa ikuti aturan saja,” ungkap Sumarji, 45, salah seorang PKL pekan lalu.

Petugas Pelaksana Penindakan Satpol PP Banyuwangi Bagus Imam Mulyadi mengatakan, warung PKL sepanjang Jalan Letjen Sutoyo harus sudah tertib pekan lalu. Sebab, warung yang mereka dirikan saat ini termasuk dalam bangunan permanen dan tidak seharusnya berdiri di atas trotoar. ”Para pemilik warung kami beri waktu untuk membongkar warung mereka. Dan jika mereka masih membandel kami akan bongkar paksa,” ujar Mulyadi.

Setelah bersih dari warung PKL, para pemilik warung yang sudah terdata akan diberikan tenda dari pemkab. Tenda tersebut tentunya tidak dipasang permanen. Mereka akan tetap memberlakukan zona waktu. Tenda tersebut diberikan agar warung PKL terlihat lebih bersih dan rapi sehingga tidak merusak pemandangan kota.

Kepala Satpol PP Edy Supriyono menjelaskan, Jalan Letjen Sutoyo merupakan pusat kota dan PKL yang berjualan di sekitar area tersebut harus tertib dan mengikuti aturan yang sudah diberlakukan.

 

More banyuwangAi ...

  • Harga Jagung Naik, Petani Malah NgaploHarga Jagung Naik, Petani Malah Ngaplo SRONO -  Harga jagung pipil kering kini mengalami kenaikan yang cukup lumayan. Bila sebelumnya hanya Rp 5.800 per kilogram, kini naik menjadi Rp 6.200 per kilogram. Sayangnya, kenaikan […]
  • Harga Cabai Tembus Rp 34 Ribu, Diperikirakan Terus MelonjakHarga Cabai Tembus Rp 34 Ribu, Diperikirakan Terus Melonjak WONGSOREJO – Harga cabai rawit melonjak drastis menjelang pergantian tahun baru 2018, kemarin (30/12). Sebelumnya, harga cabai sempat tertahan cukup lama pada angka Rp 16.000 per kilogram […]
  • Harga Daging Ayam Potong NaikHarga Daging Ayam Potong Naik Hal senada juga diungkapkan, Sundari, pedagang ayam potong di pasar Srono itu menyebut harga ayam potong naik sejak lima hari lalu. Naiknya harga ayam potong itu, masih belum berpengaruh […]