Jaga Jarak Kehamilan dengan Rutin Minum Pil Kontrasepsi Modern

JawaPos.com – Hari Kontrasepsi Sedunia setiap tanggal 26 Sep merupakan momen untuk menyuarakan pentingnya kesadaran kesehatan reproduksi perempuan. Selain itu, momen ini bisa menyemangati perempuan dan pasangan suami istri dalam perencanaan keluarga demi kualitas hidup dan kesejahteraan perempuan serta keluarganya.

Badan Pusat Statistik memperkirakan jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2020 mencapai 271 juta jiwa. Proporsi terbesar adalah generasi milenial (usia 20-40 tahun) sebanyak 34 persen dari sum prediksi jumlah penduduk atau sekitar 83 juta jiwa.

random post

Dalam diskusi baru-baru ini di Jakarta, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dr. Boy Abidin, SpOG(K), menjelaskan, perempuan memiliki kesempatan untuk memilih yang terbaik bagi kesehatan reproduksinya dan melakukan perencanaan keluarga yang tepat. Salah satunya mempersiapkan kehamilan dan menjaga kesehatan selama kehamilan sehingga dapat melahirkan generasi baru yang berkualitas.

“Kemudahan akses informasi tentang pentingnya perencanaan keluarga dan berbagai macam alat kontrasepsi serta manfaatnya baik manfaat kontrasepsi dan non kontrasepsi akan menjadi faktor pendukung bagi ibu milenial dalam menentukan pilihan,” tegas Boy.

Perencanaan keluarga dapat dilakukan dengan mengendalikan kehamilan menggunakan alat kontrasepsi modern. Namun terbatasnya pengetahuan mengenai metode kontrasepsi complicated dan kesalahpahaman kerap menjadi hambatan utama penggunaannya
.
“Banyak ibu milenial yang masih takut menggunakan pil kontrasepsi,” jelasnya.

Berbagai mitos yang sering dikhawatirkan di antaranya pil kontrasepsi hormonal dapat menyebabkan ketidaksuburan rahim atau dikenal dengan istilah rahim kering. Selain itu juga takut menyebabkan
penambahan berat badan dan bahkan dapat menyebabkan kanker.

“Pada kenyataannya, hal tersebut tidak benar. Ada penelitian ilmiah yang dapat mematahkan seluruh mitos yang ada. Namun syaratnya jangan lupa minumnya harus rutin,” kata dr. Boy.

 

Beda Kontrasepsi Hormonal dan Modern

 

Menurut Boy, kontrasepsi complicated memberikan ketenangan pikiran dalam merencanakan masa depan. Hal ini membuat perempuan dapat memperoleh kesempatan yang lebih luas dalam meraih keinginan mereka dalam perencanaan berkeluarga.

Pil kontrasepsi complicated memiliki tingkat efektifitas proteksi kehamilan sebesar 98-99 persen dan saat ini ada pil kontrasepsi complicated dengan kandungan Drospirenone 3 mg dan Ethinylestradiol 0,03 mg yang memiliki manfaat tambahan non kontrasepsi seperti mempertahankan berat tubuh, mengurangi rasa sakit saat menstruasi dan jerawat.

Pil kontrasepsi complicated juga menekan kadar hormon yang membuat efektivitas lebih baik. Meski begitu, ada beberapa perhatian khusus bagi perempuan dengan beberapa kondisi tertentu dilarang mengonsumsi pil kontrasepsi. Sebab jika dikonsumsi akan memiliki dampak negatif atau memperburuk kesehatan dan kondisi sakitnya. Di antaranya perokok dengan usia lebih dari 35 tahun, merokok lebih dari 15 batang per hari, tekanan darah tinggi, riwayat kanker payudara, hepatitis, dan mengidap diabetes melitus.

More banyuwangAi ...