Jadi Satu-Satunya Wakil Ganda Putri, Greysia/Apriyani Berusaha Enjoy

JawaPos.com-Seperti yang sudah diprediksi sebelumnya, sektor ganda putri akhirnya hanya satu wakil saja pada babak perempat final Kejuaraan Dunia 2019 di Basel, Swiss.

Ganda putri terbaik Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu menembus babak delapan besar dengan mengalahkan Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva asal Bulgaria di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, kemarin.

random post

Greysia/Apriyani bermain sangat alot selama satu jam pas. Mereka menang dalam dua game langsung dengan skor 21-19, 21-16. Hasil ini membuat rekor head-to-head Greysia/Apriyani menjadi 3-1 atas salah satu ganda putri terbaik Eropa itu.

Jadi Satu-Satunya Wakil Ganda Putri, Greysia/Apriyani Berusaha Enjoy
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti terhenti di babak ketiga. (PP PBSI )

“Memang begitu kalau ketemu mereka pasti alot. Apalagi kalau bolanya kencang, pasti alot banget di lapangan. Tidak ada perubahan dari pertemuan terakhir. Sebelum categorical juga kami lihat permainan mereka. Tipenya ya memang seperti ini, kami harus siap capek dan menjaga stamina,” kata Greysia dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos.

Selanjutnya pada babak perempat final, ganda peringkat lima dunia ini akan berhadapan dengan ganda unggulan keempat asal Tiongkok Chen Qingchen/Jia Yifan. Dalam tiga pertemuan terakhir, Greysia/Apriyani selalu kalah. Laga terakhir keduanya terjadi pada Australian Open 2019. Saat itu Greysia/Apriyani kandas dalam rubber game 13-21, 21-14, 18-21.

Rekor head-to-head sementara, Greysia/Apriyani tertinggal cukup jauh, 2-5.

Enjoy aja. Disiapkan lagi pikirannya, istirahatnya, recovery lagi. Disiapkan semuanya, karena kami mau menang. Tapi tetap enjoy dan step-by-step,” kata Apriyani.

Di sisi lain, pasangan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta gagal ke perempat final. Mereka dikalahkan ganda Korea Selatan Lee So-hee/Shin Seung-chan. Della/Rizki keok dalam dua game langsung 17-21, 18-21 dalam dash singkat, 42 menit menit. Sebelumnya di Indonesia Masters 2018, Della/Rizki juga kalah dengan skor lebih telak 12-21, 17-21.

“Saya terburu-buru dan banyak melakukan kesalahan sendiri. Ke depannya harus ditambah lagi usahanya. Belum puas dengan hasil di sini,” ujar Della.

Ganda Campuran Indonesia Habis!

Indonesia gagal menempatkan satupun ganda campuran pada perempat final World Championships 2019. Dua yang tersisa di babak ketiga yakni Hafiz Faisal/Gloria Emanulle Widjaja maupun Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti sama-sama pulang kampung.

Hafiz/Gloria dihentikan oleh unggulan pertama asal Tiongkok Zheng Siwei/Huang Yaqiong dalam dua game langsung 17-21, 12-21.

Setelah itu, Praveen/Melati bermain sangat buruk terutama pada diversion ketiga melawan ganda asal Belanda Robin Tabeling/Selena Piek. Skor akhir, Praveen/Melati menyerah dengan skor 13-21, 23-21, 8-21.

“Tadi sih game pertama mainnya belum dapet banget. Pas game kedua sudah dapet cara mainnya. Cuma di game ketiga kami kalah start. Dari 0-0 sampe 3-11 itu sudah kejauhan banget. Dari situ pas pindah tempat, sudah nggak bisa keluar dari tekanan lagi. Kami jadi balik kayak game pertama, nggak ketemu lagi mainnya,” kata Melati.

“Keunggulannya mereka itu rapat. Kalau dibilang bahaya banget juga enggak. Tapi rapat dan ulet,” komentar Praveen mengenai Tabeling/Piek.

Terhenti di babak tiga, Praveen/Melati tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Kekalahan ini menjadi yang kedua kalinya buat Praveen/Melati dari Tabeling/Piek. Sebelumnya mereka juga takluk di German Open 2019.

“Yang pasti kecewa karena kansnya lumayan. Tapi memang mungkin yang Belanda ini lebih siap, terus dia juga mainnya rapat banget, plain banget di lapangan,” ujar Melati.

“Target tahun ini sebenarnya di turnamen ini. Cuma ternyata lepas. Mau gimana lagi. Tapi tetap harus kami pelajari kekalahan di sini kenapa, buat persiapan nanti. Ujungnya kan ke Olimpiade,” imbuh Praveen.

More banyuwangAi ...