Inikah Penyebab Munculnya ‘Pasar Misterius’ Jalur Gumitir Jember Banyuwangi?

JEMBER, (suarajatimpost.com) – Setelah santer diberitakan di media massa terkait isu bertemunya warga Kabupaten Jember dengan ‘Pasar Misterius’ di jalur Gumitir Jember, kini muncul kembali isu lampu penerangan jalan tenaga surya yang dipasang oleh pemerintah ‘raib’.

Anehnya, lenyapnya lampu tersebut, sama sekali tidak diketahui oleh warga yang sering beraktifitas di tempat itu, lampu-lampu yang biasa terang pada malam hari kini gelap gulita pada malam hari.

“Biasanya malam hari disini terang mas, sudah sekitar satu tahunan lampu mati, kami juga tidak tau siapa yang mengambilnya, awalnya alat tenaga suryanya yang hilang, kemudian lampunya, kini cagaknya tidak terlihat lagi,” kata Nanang salah satu warga yang biasa beraktifitas sebagai ‘awe-awe’ jalan.

Dikatakan Nanang kalau sebelumnya setiap tikungan lampu biasanya terang, sejak lampu mulai hilang kini kesan ‘angker’ sangat dirasakan oleh para pengendara yang biasa melintas.

“Biasanya saya lewat di jalur ini santai walaupun jam 1 malam, sejak lampu banyak yang mati, saya jadi takut malam hari melewati jalur ini, kepada pemerintah bisa menghidupkan kembali lampu penerangan tersebut,” tutur pengguna jalan yang mengaku bernama Rudi warga Glenmore Banayuwangi yang kebetulan melintas, Sabtu,(16/09) siang.

Saat disinggung terkait beredarnya isu ‘Pasar  Misterius’ dirinya menyampaikan tidak pernah bertemu, hanya ketika lampu penerangan hilang dirinya mengaku agak takut, karena kondisi jalanan gelap.

Diberitakan sebelumnya, ada salah satu pengguna jalan beberapa hari yang lalu mengaku bertemu dengan pasar kecil bersama keluarga dengan membeli kacang, setelah dibuka, mengaku berisi bunga tujuh warna. 

 

Baca : ‘Pasar Misterius’ di Jalur Gumitir Jember Banyuwangi

“Hilangnya lampu itu bisa juga penyebab munculnya isu ‘Pasar Misterius’ yang diakui oleh salah satu pemakai jalan, coba lampu hidup, tidak akan takut kita lewat, apalagi tengah malam dengan kondisi kabut, sangat -sangat menakutkan dan mengancam keselamatan,” tutupnya.

Warga berharap pihak kepolisian bisa mengusut tuntas hilangnya lampu penerangan tersebut, karena banyak pengendara khususnya pemakai engine merasa takut apabila melewati jalur hutan asri yang masih rimbun dengan pohon besar itu.

More banyuwangAi ...