Indonesia Butuh Aturan Sanitasi yang Lebih Kuat

JawaPos.com – Kebutuhan sarung tangan diprediksi tumbuh bagus seiring dengan semakin baiknya kesadaran masyarakat tentang kesehatan. Terus naiknya kelompok menengah di Indonesia memerlukan ketentuan sanitasi yang lebih kuat terkait dengan penggunaan sarung tangan kesehatan.

Ridwan Goh, Presiden Direktur PT Mark Dynamics lndonesia Tbk mengungkapkan berbeda dengan beberapa negara yang telah memiliki aturan yang ketat, pertumbuhan penggunaan sarung tangan kesehatan di Indonesia didorong meningkatnya tingkat kemakmuran masyarakat.

random post

Ridwan mengungkapkan berdasarkan information Malaysian Rubber Glove Manufacturers Association (MARGMA), ada tiga penggerak peningkatan konsumsi sarung tangan kesehatan.

“Aturan Pemerintah, tingkat kemakmuran dan kesadaran akan kesehatan merupakan tiga penggerak utama peningkatan konsumsi sarung tangan kesehatan. Indonesia saat ini belum memiliki ketentuan pemerintah yang mendukung peningkatan kesadaran akan kesehatan,” kata Ridwan terkait kebutuhan sarung tangan kesehatan.

Lebih jauh Ridwan menyatakan, MARGMA sebagai asosiasi produsen sarung tangan karet terbesar di dunia melihat Indonesia merupakan negara dengan potensi pertumbuhan konsumsi sarung tangan kesehatan yang tinggi. “Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tumbuh relatif stabil dibandingkan pertumbuhan ekonomi Asia, bahkan dunia, diiringi jumlah penduduk terbesar keempat dunia telah menjadi potensi pertumbuhan konsumsi sarung tangan kesehatan yang tinggi,” ungkap Ridwan.

Indonesia memiliki potensi pertumbuhan produksi sarung tangan kesehatan yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan global. Berdasarkan information MARGMA, dengan pertumbuhan permintaan hingga 300 miliar sarung tangan tahun 2019 kontribusi pangsa pasar terbesar masih dari Malaysia yaitu 63%, diikuti oleh Thailand dan China dengan l8% dan 10%. Indonesia sendiri dengan potensi karet alam yang tinggi hanya memiliki pangsa pasar 3%.

“Ini merupakan potensi besar bagi Indonesia untuk meningkatkan pangsa pasarnya di industri sarung tangan karet, bahkan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri saja dengan jumlah penduduk saat ini, potensi Indonesia cukup besar,” kata Ridwan.

More banyuwangAi ...