Ibu Muda Ini Kecopetan Saat Ikuti Jalan Sehat di Ail Banyuwangi

BANYUWANGI, (suarajatimpost.com) – Lina Eka Wahyuni (31) warga Dusun Sempu, Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring, terduduk lemas usai dompet warna hitam kombinasi putih yang berada di dalam tas punggung warna hitamnya lenyap dicopet saat mengikuti jalan sehat Partai Demokrat DPC Banyuwangi di Argo Wisata Pemandian Alam Indah Lestari (AIL) Kecamatan Blimbingsari, Minggu (29/10) pagi, sekitar Pukul 07.00 WIB.

Dia lemas karena dompet yang berada dalam tas punggungnya berisikan surat – surat penting seperti KTP, ATM, Sim C, STNK, HP Samsung, cincin kawin dan uang tunai Rp. 2 juta, sedangkan uang tersebut akan digunakannya untuk membayar angsuran bank.

Saat ditemui di kediamannya, ibu muda ini mengkisahkan kronologis peristiwa tersebut. Awalnya dia dan anaknya, bersama satu rekannya sedang mengantri di pengambilan kupon gratis diacara jalan sehat yang, tepatnya di start jalan sehat.

Tak lama kemudian, dia mengetahui tas punggungnya terbuka dari anak rekannya yang memberitahukan bahwa tas yang dibawanya terbuka, padahal sebelumnya tas itu tertutup rapat. Dari informasi itu dia langsung melihat isi tasnya, benar saja dompet yang berada di dalamnya sudah tidak ada.

“Saya ndak terasa saat dompet saya diambil. Saya tahunya dari anak rekan saya,” terangnya, (29/10) kemarin.

Merasa dirinya menjadi korban pencopetan dia langsung memberitahukan peristiwa itu ke panitia. Menurut Lina, usai mendapat laporan, panitia penyelenggara langsung mengumumkan kehilangan itu sebanyak 6 kali melalui alat pengeras. Namun sayang, hingga acara usai dompet itu belum diketahui keberadaannya.

 

“Saya lapor ke panitia. Saya di suruh menunggu hingga acara usai,” katanya.

Dia terus menunggu hingga Pukul 13.00 WIB, namun harapan dompet itu ketemu masih juga belum ada kepastian. Akhirnya sekitar Pukul 01.00 WIB, dia melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Rogojampi.

“Karena bingung, saya melapor ke Mapolsek Rogojampi,” ujarnya, sembari menunjukan surat tanda lapor dari pihak kepolisian.

Peristiwa ini dibenarkan Kapolsek Rogojampi, Kompol Toha Choiri, kepada wartawan pihaknya mengatakan jika siang itu ada warga yang melapor menjadi korban pencopetan.

“Dari keterangan saksi, korban di copet dari arah belakang,” tegasnya.

Sementara itu, hari mulai sore., ibu muda ini memutuskan pulang ke kediamannya. Tak disangka baru saja sampai di rumahnya, petugas dari Partai Demokrat datang meberikan dompet tersebut. Namun petugas itu hanya sebentar dan balik karena dia kembali bertugas.

“Sebelum magrib ada petugas partai datang. Dia membawa dompet ini. setelah saya buka, surat – suratnya semua ada. Namun uang tunai senilai itu lenyap. Ya saya angat berterimakasih kepada petugas yang namanya saya tidak tahu tesebutt. Karena dompet ini sudah ditemukan dan dikembalikan ke kediaman saya,” katanya.

Namun sejauh ini, ibu muda ini belum memberitahukan prihal tersebut ke pihak penyelenggara kegiatan, karena peristiwa itu terjadi saat acara jalan sehat berlangsung.

“Saya belum memberitahukan hal ini, karena waktu itu saya panik,” pungkasnya.

More banyuwangAi ...