Hendak Mesum, Pasangan ABG Banyuwangi ini Digrebeg Warga

BANYUWANGI, (suarajatimpost.com) – Kosentrasi warga Perumahan Sari Indah Permai Rt 03 Rw 04, Dusun Cempokosari, Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pecah setelah 4 muda – mudi digrebeg warga, di kediaman Suhadi, warga setempat.

Pasangan berinisial JS (19) warga Dusun Sidomulyo, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, SAG (18) Dusun Plosorejo, Desa Kaliploso, Kecamatan Cluring, AS (16) cewek ABG warga Dusun Tugurejo, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari dan BA, Dusun Wadung Dolah, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng ini dicurigai warga hendak melakukan tindak asusila.

Kecurigaan warga bermula saat SAG, cucu pemilik rumah datang mengendari engine ke rumah itu Pukul 22.00 WIB, Minggu (8/10/2017), malam kemarin. Tak lama kemudian JS menyusul mengendarai engine berboncengan dengan AS dan BA. Selanjutnya mereka masuk menyusul SAG.

Warga bertambah yakin, saat kedua engine milik kedua pemuda itu dimasukan ke dalam rumah. Usai itu, lampu yang ada di dalam rumah tersebut terlihat padam.

Warga yang curiga dengan kondisi itu langsung melakukan pengepungan. Setelah dilakukan penggerebegan ternyata benar, di dalam rumah itu terdapat dua pasang muda – mudi. Bahkan, di dalam rumah, juga ditemukan sebotol anggur merah dan sebotol arak.

Warga yang resah itu langsung bertanya ke muda – mudi tersebut, namun keterangan yang disampaikan kepada warga ngelantur.

Kemudian, warga berusaha menginformasikan peristiwa itu ke orang tua mereka, namun setelah ditunggu hingga dini hari orang tua mereka tidak hadir.

“Waktu digrebeg, dua wanita di bawah umur itu ada di dalam kamar depan. Dua prianya ada di ruang tamu. Rumah ini milik kakeknya SAG, tapi rumah ini lama tidak dihuni, karena Suhadi tinggal di wilayah Kebaman Srono,” jelas Hadi Supriyanto, kepala dusun setempat.

“Di kamar itu ada 1 ‘Spring Bed’, di ruang tamu ada 1 alas tidur lantai, jenis ‘kasur’. Warga curiga karena lampu rumah itu sengaja dipadamkan. Apa lagi kondisinya sudah larut malam. Karena orang tua mereka tidak kunjung datang, malam itu juga warga menghubungi polisi,” jelas Hadi Supriyanto, warga sekitar.

Peristiwa ini dibenarkan Kapolsek Cluring Iptu Bedjo Mandreas melalui Kanit Reskrim Polsek Cluring Ipda. Hariyanto. Dari hasil introgasi yang dilakukan tindakan asusila itu belum sampai dilakukan. Karena ada dua botol miras, polisi langsung memberikan sangsi Tipiring ke kedua pemuda itu.

“Hasil pemeriksaan mereka belum melakukan tindak asusila. 3 diantaranya putus sekolah, 1 pemuda masih bersetatus pelajar. Kita tipiring karena ada miras. Tidak ditemukan adanya benda mencurigakan,” terang Ipda. Hariyanto, Senin (9/10/2017), kemarin.

Polisi juga mendatangkan pihak sekolah dan orang tua muda – mudi tersebut, sekaligus memberikan himbauan supaya tindakan itu tidak lagi dilakukan.

“Orang tuanya kami hadirkan. Dua pemuda itu kami proses Tipiring, supaya tidak melakukan hal serupa,” pungkasnya.

More banyuwangAi ...