Hasil Operasi Pekat Didominasi Kasus Premanisme

BANYUWANGI – Selama pelaksanaan operasi bersandi Penyakit Masyarakat (Pekat) Semeru 2018, Polres Banyuwangi berhasil mengungkap 420 kasus dengan mengamankan 579 orang pelaku. Sebanyak 308 kasus adalah kasus premanisme.

Operasi Pekat digelar mulai 21 Mei hingga 1 Juni di seluruh wilayah Banyuwangi. Wakapolres Kompol Oskar Syamsudin mengatakan, dari 579 pelaku tersebut, 199 orang di antaranya dikenakan sangsi sidang tipiring. Sedangkan 74 orang lainnya menjalani penyelidikan lebih lanjut, dan 147 sisanya dilakukan pembinaan.

Oskar menjelaskan, sum 420 kasus tersebut yang terbanyak adalah penanganan premanisme yang mencapai 308 kasus, miras sebanyak 63 kasus, perjudian 26 kasus, narkoba 13 kasus, pornografi 2 kasus, bahan peledak (handak) 3 kasus, dan prostitusi 5 kasus.

Dari kasus peredaran miras tersebut diamankan barang bukti berupa empat jeriken dan 665 botol minuman keras berbagai jenis dengan sum 1.097 liter. Sementara dari berbagai kasus yang lain diamankan 24 buah gitar, ketipung empat buah, uang tunai Rp 2.920.000.

More banyuwangAi ...

  • Menjaga Perlintasan 21 Hari NonstopMenjaga Perlintasan 21 Hari Nonstop BANYUWANGI – Risiko kecelakaan kendaraan di perlintasan kereta api (KA) akan semakin kecil di masa Lebaran 2018 ini. PT KAI Daerah Operasi 9 Jember mengerahkan 47 petugas penjaga […]
  • Harga Sapi Naik Rp 2 hingga 3 JutaHarga Sapi Naik Rp 2 hingga 3 Juta Sementara untuk harga sapi lainnya, seperti ketagori indukan normal dan pedet masih tetap tidak ada perubahan. Sebab menjelang lebaran, peternak biasanya cenderung enggan menambah […]
  • Ciptakan Lagu dengan Nuansa BedaCiptakan Lagu dengan Nuansa Beda Dia mencontohkan, jika peserta lain banyak yang menggunakan dangdut pyur sebagai aransmen lagu, namun tidak dengan dirinya. “Silahkan nanti didengarin sendiri. Namun tentu semua juri yang […]