Hari Santri di Banyuwangi,’Kita Harus Meneladani Rasa Nasionalisme Pahlawan’

BANYUWANGI,(suarajatimpost.com) – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober, Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi, mengadakan acara Kirab Santri, Sabtu (21/10).

Acara ini mengambil start dan finish di Stadion Wirabhumi Srono, dengan menempuh jarak kurang lebih sejauh tiga kilometer.

Menurut Ketua Panitia, Afadah, kirab santri tersebut diikuti oleh sekitar empat ribu peserta se Kecamatan Srono.

“Pesertanya beragam, mulai dari santri kecil sampai kyai sepuh ikut hadir juga dalam kirab ini,” ungkap Afadah yang juga Ketua PAC GP Ansor Srono.

Menurut dia, peringatan hari santri ini sengaja selenggarakan pada H-1, agar tidak berbenturan dengan bulletin Kabupaten, mengingat pada tanggal 22 Oktober juga akan digelar acara akbar.

Hari santri, kata Afadah, adalah manifestasi dari resolusi jihad. Jihad yang dimaksud saat ini bukan mengangkat senjata dengan beradu melawan penjajah. Melainkan jihad mempertahankan keutuhan NKRI dari laten-laten yang akan memecah belah bangsa.

 

“Ini miliki nilai historis yang luar biasa bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia,” jelasnya.

Oleh sebab itu, pada hari santri ini Afadah berharap agar masyarakat dapat mengingat kembali perjuangan para santri dan meneladani sikap nasionalisme yang ditunjukkan oleh para pahlawan bangsa.

More banyuwangAi ...