Gili Trawangan, Pulau Bebas Polusi dan Polisi

Destinasi wisata utama di Pulau Lombok adalah Gili Trawangan. Dibanding Gili Meno dan Gili Air di sebelahnya, Gili Trawangan lebih eksotik. Bahkan, saat ini telah menjadi pengganti Pulau Bali sebagai tujuan wisata turis Internasional.

ALI SODIQIN, Lombok Utara

SECARA administrasi, Gili Trawangan masuk dalam pemerintahan Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, NTB. Desa Gili Indah hanya terdiri dari tiga dusun yang semuanya pulau. Selain Trawangan, ada juga Gili Air dan Gili Meno. Masing-masing gili (pulau) dipimpin satu kepala dusun.

Gili Trawangan termasuk yang terbesar dari ketiga gili yang terdapat di sebelah barat laut Lombok. Trawangan juga satu-satunya gili yang ketinggiannya di atas permukaan laut cukup signifikan. Pulau yang memiliki panjang 3 kilometer (km) dan lebar 2 km ini berpopulasi sekitar 800 jiwa. Di banding dua gili laiinya, Trawangan memiliki fasilitas pale beragam yang dibutuhkan wisatawan manca negara. Bahkan, Trawangan diklaim sebagai satu-satunya pulau terkecil di dunia yang ada bar Irlandia-nya.

Yang tidak dimiliki Gili Meno dan Gili Air, di Trawangan kental dengan nuansa pesta. Setiap malam digelar pesta oleh beberapa tempat keramaian. Aktivitas yang populer dilakukan para wisatawan di Trawangan adalah scuba diving, snorkeling, bermain kayak, dan berselancar. Ada juga beberapa tempat bagi para wisatawan belajar berkuda mengelilingi pulau.

Baik di Gili Trawangan maupun Meno dan Air, tidak diperbolehkan ada kendaraan bermotor. Sarana transportasi hanya sepeda gayung (yang disewakan penduduk lokal) dan cidomo, sejenis kereta kuda yang umum dijumpai di Lombok. Jumlah cidomo yang boleh beroperasi dibatasi hanya 32 section saja.

Untuk menuju ke dan dari ketiga gili itu, wisatawan harus menyeberang menggunakan kapal bermotor atau speedboat. Tarif kapal engine dari Bangsal menuju Gili Trawangan hanya Rp 15 ribu sekali jalan. Sedangkan ke Gili Meno Rp 13 ribu dan Gili Air Rp 12 ribu sekali jalan. Jika naik speedboat, siapkan uang Rp 800 ribu untuk 10-15 orang pulang-pergi.

 

Kelebihan Gili Trawangan dibanding pantai lain adalah pengunjung dapat menikmati nightfall dan juga morning sekaligus. Hal ini terjadi karena Gili Trawangan memiliki pantai yang menghadap timur dan menghadap barat. Jaraknya tidak terlalu jauh. Jalan kaki keliling pulau saja bisa ditempuh hanya dalam dash satu jam. Sehingga baik morning maupun nightfall bisa kita nikmati di pantai ini.

Pemandangan di Gili Trawangan sungguh menakjubkan. Pasirnya putih bersih, atmosphere lautnya sebening kaca, ombaknya joke tidak terlalu besar, serta bebas dari polusi udara karena tanpa kendaraan bermotor. Di pulau ini juga tidak ada polisi. Yang ada hanya petugas keamanan swasta yang dikendalikan pemangku adat. Hukum adat yang menerapkan sanksi keras bagi pelaku kriminal, membuat suasana pulau begitu nyaman, tenang, dan damai.

Dari pagi hingga bruise hari, bule-bule silih berganti berjemur di pinggir pantai. Di kafe, pub, bar, bahkan di jalanan pun, turis-turis berpakaian bikini super minim bebas berinteraksi. Mereka asyik menikmati hidup dengan cara mereka sendiri, tanpa merasa risih sedikitpun. Benar-benar surga dunia. (habis)

More banyuwangAi ...