Gadai Konsumtif Naik 70 Persen

BANYUWANGI- Transaksi gadang meningkat jelang Lebaran di Banyuwangi. Tidak tanggung-tanggung, kenaikan transaksi pegadaian konsumtif melonjak hingga 70 persen dibandingkan dengan transaksi di hari normal.

Kepala Kantor Pegadaian Banyuwangi,  Rianto mengatakan, pegadaian ramai didatangi nasabah yang menebus barang menjelang Lebaran. “Dari tahun ke tahun memang mendekati Lebaran banyak tebusan. Biasanya untuk persiapan nasabah merayakan Lebaran nanti,” ujar lelaki berumur 49 tahun itu.

Rianto menambahkan, nasabah yang menggadaikan barang di Pegadaian lebih banyak untuk kebutuhan konsumtif, bukan produktif. Jadi, kata dia, nasabah tidak perlu waktu lama untuk menggadaikan barang. “Kebanyakan yang gadai di sini itu untuk keperluan konsumtif bukan produktif. Persentasenya 70 persen konsumtif, 30 persen produktif. Jadi tidak perlu waktu tahunan untuk menebus barang,” jelasnya.

Saat ini, kata Rianto, perhiasan menjadi barang dengan tebusan terbanyak. Diperkirakan banyaknya masyarakat yang menebus barang karena sudah menerima tunjangan hari raya (THR). “Perhiasan-perhiasan seperti emas itu sudah yang banyak. Mungkin karena PNS dan swasta sudah pada menerima THR, jadi punya dana untuk menebus barangnya,” katanya.

Sementara itu, H-5 lebaran diperkirakan menjadi puncak keramaian transaksi tebus di Pegadaian Banyuwangi. Karena itu, pihak Pegadaian akan buka sampai tanggal 12 Juni mendatang.     “Jadi jika masih ada yang ingin menebus barang, masih bisa kita layani. Hari ini instansi-instansi kan sudah tutup, tapi kami masih buka sampai Selasa mendatang. Kami berharap di waktu-waktu ini ada yang gadai, soalnya bank sudah tutup,” pungkas Rianto.(mg1/bay)

More banyuwangAi ...

  • Sampah Rumah Tangga Kotori Areal Persawahan TemuguruhSampah Rumah Tangga Kotori Areal Persawahan Temuguruh SEMPU-Para petani di Dusun Krajan, Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu, mengeluhkan banyaknya sampah yang dibuang ke sungai. Sebab, sampah itu banyak yang masuk ke persawahan miliknya.Sampah […]
  • Tempe Daun Made In Gintangan Perlu SentuhanTempe Daun Made In Gintangan Perlu Sentuhan JawaPos.com – Selain dikenal dengan kerajinan bambu dan perkakas rumah tangga, ada satu lagi produk Desa Gintangan, Kecamatan Rogojampi, yang cukup khas, yakni tempe daun pisang. Berbeda […]
  • Tanam Pare Hasilkan Uang Setiap HariTanam Pare Hasilkan Uang Setiap Hari Sementara biaya perawatan rata-rata menelan biaya Rp 4 juta. ”Sangat mudah dipanen, lama pendeknya tergan­tung perawatan kita,” ucapnya. Untuk mencapai hasil tersebut, dia hanya […]