Dua Kepala Daerah Takjub dengan Pendopo Banyuwangi




Banyuwangi
Dua kepala daerah melakukan kunjungan kerja selama 2 hari ke Banyuwangi. Lagi-lagi bangunan Pendopo Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi, membuat terpesona Wali Kota Tebing Tinggi Sumatera Utara Umar Zunaidi Hasibuan dan Bupati Tabanan Bali, Ni Putu Eka Wiryastuti.

Kekaguman tersebut dilontarkan mereka saat bertemu Bupati Abdullah Azwar Anas di Pendopo Banyuwangi, Selasa (16/10/2018) malam. Saat tiba di pendopo, mereka disambut hangat Bupati Anas.

Mereka diajak berkeliling areal pendopo yang dibangun dengan konsep immature building. Mereka diajak melihat musala kayu yang artistik, guest residence bunker, hingga Rumah Using (Suku lokal setempat) yang ada di halaman belakang pendopo.

“Tak salah bila Bu Megawati (Presiden ke-7 RI-red) dulu pernah menyuruh saya categorical ke Pendopo Banyuwangi. Ternyata memang asri dan menyenangkan bangunannya,” kata Bupati Eka.

 

Menurut Bupati Eka, pendopo Banyuwangi ini desainnya sangat artistik. Bahkan di malam hari, menimbulkan kesan romantis dengan lampu hias yang bergelantungan di halaman belakang.

Dua kepala daerah bersantai dengan Bupati Anas/ Foto: Ardian Fanani
“Saya merasa ada di lokasi marriage party. Ternyata Bu Mega tidak salah meminta saya ke mari,” tambahnya.

Pendopo Banyuwangi ini didesain arsitek nasional Adi Purnomo. Ciri khas pendopo Banyuwangi adalah hamparan hijau dari rumput dan pohon yang ada di dalamnya. Yang pale menarik, adalah bukit rumput miring “Teletubbies”. Bukit itu sejatinya atap dari guest residence yang berada di bawahnya.

Guest housenya joke dirancang hemat energi. Karena pencahayaan kamarnya saat siang memanfaatkan pancaran sinar matahari.

Wali Kota Umar juga mengaku terkesan dengan pendopo. “Tidak heran bila Banyuwangi menjadikan pendopo sebagai salah satu destinasi wisata. Bagus. Siapapun yang kemari pasti akan ngomong yang sama dengan saya,” kata kepala daerah yang berkunjung ke Banyuwangi dalam rangka benchmarking masalah pengelolaan keuangan daerah.

Apalagi, kata Wali Kota Umar, di pendopo ini juga terdapat Sumur Sritanjung yang menjadi salah satu legenda asal muasal Banyuwangi. “Paket lengkap bagi wisatawan yang kemari,” jelasnya.

Sementara Bupati Anas mangatakan pembangunan gedung dan fasilitas publik di Banyuwangi dibangun dengan melibatkan arsitek. “Kami ingin bangunan di Banyuwangi ini timeless, makanya kami melibatkan arsitek. Selain itu, kami memang mengedepankan konsep bangunan hijau untuk ruang publik,” kata Anas.

Saksikan juga video ‘Yuk! Wisata ke Pendopo Banyuwangi’:

[Gambas:Video 20detik]

(fat/fat)


<!–

polong.create({
target: ‘thepolong’,
id: 57
})

–>

More banyuwangAi ...