Diskominfo Kotamobagu Study Banding ke Banyuwangi …

MANADOPOSTONLINE.COM—Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kotamobagu, melakukan kunjungan ke Mall Pelayanan Publik Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.

Pusat pelayanan publik di bawah pengelolaan Dinas Penanaman modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Banyuwangi ini, memusatkan 170 jenis layanan publik di dalam satu gedung.

Kepala Diskominfo Kotamobagu Ahmad Yani Umar mengatakan, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi merupakan salah satu daerah yang direkomendasikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, sebagai tempat untuk melakukan studi banding terkait pemanfaatan teknologi infomasi dan komunikasi dalam aspek pelayanan publik.

Melihat langsung penerapan layanan pemerintahan berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang hampir semuanya saling terintegrasi ini, Yani tak bisa menyembunyikan kekagumannya.

“Mereka telah dengan maksimal memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan layanan publiknya. Ini membawa dampak yang sangat positif bagi masyarakat Banyuwangi, terutama indeks kepuasan masyarakatnya yang terus meningkat. Berbekal komitmen untuk menghilangkan ego sektoral masing-masing instansi yang sering kali menjadi penghalang dalam proses pelayanan, mereka bisa menyamakan persepsi untuk menyatukan berbagai layanan pemerintahan, mulai dari layanan publik di lingkup OPD, sampai instansi vertikal. Layanan Kepolisian, Kantor Urusan Agama, PLN, BPJS, PDAM, Bank Daerah, semuanya ada disatu tempat. Banyak yang kami pelajari di sini dan Insya Allah bisa diterapkan di Kotamobagu,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo dan Persandian Kabupaten Banyuwangi Budi Santoso, yang menerima langsung kunjungan ini di Lounge Pelayanan Publik, Kantor Bupati Banyuwangi menyampaikan, ucapan terima kasih atas kunjungan Diskominfo Kotamobagu.

“Penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam aspek layanan publik yang dilaksanakan oleh Pemkab Banyuwangi, memang telah membuat daerah ini menjadi tempat yang sering dikunjungi oleh berbagai daerah untuk saling tukar informasi, berbagi pengetahuan dan pengalaman. Kunjungan Diskominfo Kotamobagu joke adalah kehormatan bagi kami untuk bisa saling berbagi, terlebih Kotamobagu sedang fokus dalam pengembangan e-Government dengan dukungan information centernya” ucap Budi.

 

Lanjutnya, secara singkat memaparkan keberadaan Diskominfo Banyuwangi, operasionalisasi Mall Pelayanan Publik, dan berbagai aplikasi pemerintahan yang digunakan Pemkab Banyuwangi. Menurutnya, Diskominfo Banyuwangi adalah perangkat daerah baru yang dibentuk tahun 2016 sesuai PP 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. 

“Meski tergolong OPD baru, namun kami diberikan tugas dan tanggung jawab  besar oleh Pak Bupati Abdullah Azwar Anas, dalam melakukan penataan dan pembenahan aspek pelayanan publik dengan memanfaatkan teknologi informasi komunikasi. Mulai dari pemusatan information bottom pemerintahan, jaringan internet, integrasi layanan aplikasi dari bidang perencanaan, pengeloaan keuangan, hingga ke monitoring dan evaluasi. Semuanya sudah terintegrasi,” tukasnya.(tr-06/tan)

 

More banyuwangAi ...