Diduga Memeras Pengusaha Sapi, Polisi Tangkap Oknum ’KPK’

JawaPos.com – Petugas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Banyuwangi mengamankan empat orang yang diduga melakukan pemerasan. Tiga di antaranya adalah oknum lembaga swadaya masyarakat (LSM) Komite Pemberantasan Korupsi (KPK).

Keempat pelaku itu yakni Saduki, 41, warga Dusun Gunung Remuk, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi; Ndang Suhendar, 46, warga Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali; we Made Parmita, 50, warga Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali; dan we Putu Agus Merta Pebrianto, 24, warga Desa Yehambang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali.

Keempat pelaku diamankan polisi usai melakukan pemerasan kepada korban, Agus Supriyadi, 39 warga Lingkungan Tanjung, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Para pelaku ditangkap petugas saat berada di salah satu restoran di Kecamatan Kalipuro, Jumat malam lalu (11/5).

Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman melalui Kasat Reskrim AKP Panji Pratista Wijaya mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan korban, Agus Supriyadi, 39, warga Lingkungan Tanjung, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro.

Saat itu, korban yang merupakan pebisnis sapi mengaku jika dia dihubungi oleh oknum LSM KPK melalui ponsel pribadinya. Inti dalam pembicaraan around telepon seluler tersebut, oknum LSM KPK itu meminta agar dia meluangkan waktu untuk bertemu.

”Setelah dituruti dan ditemui di salah satu restoran di Kecamatan Kalipuro, salah satu pelaku justru mengatakan kalimat, ’bisnis sapi tiga bulan ke depan akan ramai, harus ada koordinasi biar aman’,” ungkap Kasatreskrim menirukan ucapan salah satu pelaku.

Sejurus kemudian, para pelaku juga meminta sejumlah uang kepada korban. Usai menyerahkan sejumlah uang tersebut, korban langsung melapor ke Mapolres Banyuwangi. ”Para pelaku kami ringkus malam itu juga di restoran tempat pertemuan tersebut berlangsung,” jelasnya.

 

Polisi yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan penggeledahan dan ditemukan amplop warna putih berisi uang Rp 10 juta pecahan mata uang Rp 100 ribu di dalam tas pelaku.

Tidak hanya itu, polisi juga menyita empat section handphone (HP), tiga lembar surat tugas, dan tiga buah kartu tanda anggota (KTA) Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai barang bukti, dan satu section Mobil Daihatsu Xenia warna putih P 1013 VK.

Para pelaku malam itu juga dilakukan interogasi serta pemeriksaan di Unit tindak pidana korupsi (Pidkor) Satreskrim Polres Banyuwangi. ”Para pelaku akan kami jerat dengan pasal 368 dan atau pasal 378 juncto 55 KUHP dengan pidana penjara pale lama sembilan tahun,” tandasnya.

More banyuwangAi ...

  • Empat PSK Digaruk PolisiEmpat PSK Digaruk Polisi SINGOJURUH - Lokalisasi penjaja seks komersial (PSK) Sumberloh, Dusun Padang Bulan, Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh, digerebek oleh anggota kepolisian dan koramil setempat, […]
  • Renovasi Korban Puting Beliung hampir TuntasRenovasi Korban Puting Beliung hampir Tuntas Saat ada bencana alam itu, jelas dia, rumahnya di bagian utara juga rusak. Rumah yang baru dibangun dan belum di­tempati itu, hingga kini belum diperbaiki semua. “Genting yang beterbangan […]
  • Gotong Royong Bersihkan SungaiGotong Royong Bersihkan Sungai Dengan alat sederhana, lanjut dia, masyarakat menggelar kerja bakti membersihkan kotoran yang mengendap di dasar sungai. “Sepanjang aliran sungai Curah Gulung ini dibersihkan, sehingga […]