Diduga Depresi, Pria Asal Desa Kelir Banyuwangi Ini Gantung Diri

BANYUWANGI, (suarajatimpost.com) – Tewasnya Khairul Anam (25) membuat geger warga Dusun Pekarangan, Desa Kelir, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, karena pria bersetatus bujang tersebut meninggal dengan cara gantung diri, Rabu (13/12) malam.

Menurut kabar yang beredar, korban diduga depresi karena gagal menikah dengan kekasihnya, akhirnya dia nekat mengahiri hidup di dapur rumahnya.

“Sebenarnya, dia sudah pulang ke Dusun Suko, Kelurahan Gombeng bersama ibunya bernama Ropah. Tapi dua hari lalu, dia datang ke sini tanpa ada yang tahu,” terang Salwati (44), bibik korban.

Menurut Salwati, korban masuk ke rumah yang terkunci itu dengan cara melewati genteng dapur. Dia pergi dari rumah Suko, ke rumah Pekarangan, diduga depresi.

“Dia naik dari belakang rumah pakai tangga, kemudian masuk ke rumah membobol genteng,” jelasnya.

Di dalam rumah itu, kemudian korban gantung diri dengan tampar yang diambil sebelumnya dari tempat jemuran pakaian.

“Hikmah, ibu angkat dia itu bingung karena tampar jemuran tidak ada. Kemudian dia masuk lewat pintu dapur karena dia yang pegang kunci rumah,” urainya.

 

Usai ibu angkat korban membuka pintu dapur, Salwati seketika itu langsung teriak lantaran melihat korban sudah tergantung di kayu dapur tersebut.

“Saat Hikmah teriak, saya langsung keluar dan sama – sama teriak minta tolong,” jelasnya.

Peristiwa itu membuat warga setempat heboh. Puluhan warga langsung berdatangan untuk mengevakuasi korban. Tak lama kemudian, polisi dari Polsek Kalipuro juga tiba di lokasi. Warga dan polisi akhirnya bersama – sama menurunkan jasad pria itu.

Hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda – tanda penganiayaan di tubuh korban. Korban kemudian dikebumikan pihak keluarga di pemakaman umum setempat.

More banyuwangAi ...