Di Banyuwangi, Pelabuhan Muncar Jadi Kampung Wisata Nelayan

SUARADESA, BANYUWANGI – Pelabuhan Muncar di Kabupaten Banyuwangi menjadi salah satu dari kampung wisata berbasis nelayan yang dikembangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan pembangunan di Banyuwangi selalu berpihak pada pemberdayaan nelayan lokal. Ia mencontohkan pembangunan jetty terintegrasi pertama di Indonesia yang berlokasi di Pantai Boom.

“Yang pertama kali saya tanyakan adalah di mana tempat nelayan-nelayan tradisional itu akan ditempatkan. Bagi kami, nelayan tradisional menjadi bagian penting pembangunan di Banyuwangi,” katanya.

Anas cukup optimis kawasan Pelabuhan Muncar akan menjadi jujugan wisatawan. Jumlah nelayan serta produksi ikan yang melimpah di Banyuwangi akan menjadi daya tarik tersendiri.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Narmoko Prasmadji mengatakan, kapal nelayan pelabuhan Muncar memiliki kekhasan tersendiri yang tak dimiliki oleh nelayan di tempat lain di Indonesia. “Pelabuhan Muncar ini unik, ada ukiran dan hiasan di perahunya. Tak banyak yang seperti ini di tempat lain. Tinggal memoles sedikit saja untuk dijadikan kampung wisata nelayan. Yang penting kebersihan harus dijaga,” katanya.

Menteri Koordinator (Menko) Maritim dan Sumber Daya Republik Indonesia Rizal Ramli mengatakan, ada 25 hingga 30 lokasi yang menjadi kampung wisata berbasis nelayan. (beritajatim)

 

More banyuwangAi ...