Dengan Kecerdasan, The Daddies Hancurkan Ganda Terbaik Jepang

JawaPos.com-Indonesia dipastikan mendapatkan satu gelar dari Denmark Open 2019. Ini setelah sektor ganda putra, lagi-lagi sukses menciptakan All Indonesian Final.

Ganda nomor dua dunia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan akan menantang pasangan ranking satu dunia yang juga juniornya, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di Odense Sports Park, malam ini.

random post

Hendra/Ahsan dan Marcus/Kevin sudah sering berhadapan. Total, 11 kali kedua pasangan berduel. Marcus/Kevin sangat mendominasi dengan keunggulan 9-2.

Untuk tahun ini saja, Hendra/Ahsan sudah lima kali bersua. Dahsyatnya, semuanya terjadi di final. Namun, dalam empat partai puncak sebelumnya yakni di Indonesia Masters, Indonesia Open, Japan Open, dan China Open, Hendra/Ahsan selalu saja kalah.

”Malam ini kami akan pelajari lagi permainan mereka. Mungkin akan mencoba strategi baru, tapi kami juga belum tahu pasti akan bermain seperti apa,” kata Ahsan dalam siaran pers yang diterima Jawa Pos dari PP PBSI.

Hendra/Ahsan lolos ke final dengan mengalahkan ganda putra terbaik Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda di semifinal. Butuh waktu lama, sampai 51 menit, bagi Hendra/Ahsan untuk menuntaskan pertandingan dalam kedudukan 21-19, 19-21, 21-15.

Game pertama berjalan sangat mendebarkan. Kamura/Sonoda sempat unggul 19-18. Namun, The Daddies mampu menikung dan menang 21-19. Pada game kedua, Hendra/Ahsan hampir menciptakan langkah luar biasa. Saat itu, Kamura/Sonoda untuk diambang game point dalam kedudukan 20-16. Namun, Hendra/Ahsan pelan-pelan bangkit dan menipiskan ketertinggalan menjadi cuma satu angka yakni 19-20.

Tetapi, Hendra/Ahsan gagal meneruskan movement untuk memenangkan pertandingan.

Tak mau lengah, pada game ketiga, Hendra/Ahsan langsung berlari cepat sejak awal. Mereka unggul mantap 14-7, lalu 16-10, dan tidak terkejar sampai akhir untuk memungkasi perlawanan Kamura/Sonoda.

Pasangan Jepang itu sejatinya bermain baik. Mereka sangat kuat dalam defense. Inilah pertarungan terkeras Hendra/Ahsan sepanjang Denmark Open 2019. Namun, dengan kecerdasan yang sangat tinggi serta strategi yang pas, juara dunia 2019 tersebut akhirnya bisa melewati ganda nomor empat dunia itu.

”Kami tentu senang dengan dengan kemenangan hari ini (tadi malam, Red). Mereka lawan yang tangguh. Kami sering berhadapan dan selalu ketat. Kunci kemenangan kami karena kami mencoba fokus pada permainan kami,” kata Hendra.

”Kami fokus dengan strategi yang sudah kami susun. Kami menyerang mereka lebih dulu dan fokus terus,” tambah Ahsan.

Selain dua ganda putra tersebut, Indonesia juga telah mengirimkan satu wakil ganda campuran ke final yakni Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Praveen/Melati akan menghadapi ganda campuran nomor dua dunia asal Tiongkok Wang Yilyu/Huang Dongping.

More banyuwangAi ...