Dalam Sebulan Polres Banyuwangi Ungkap 18 Kasus Narkoba

BANYUWANGI, (suarajatimpost.com) Selama bulan Oktober 2017, 21 orang ditangkap ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus penyalahgunaan obat dan pisikotropika. Kepada wartawan Kasat Reserse Narkoba Polres Banyuwangi AKP. Muhamad Indra Najib, SIK., ke 21 tersangka itu tersangkut 18 kasus.

“Ada yang terjerat perkara penyalahgunaan obat daftar G,  ganja dan sabu. Paling banyak sabu,” jelasnya.

Menurutnya, penangkapan kasus sabu dilengkapi bukti 12 paket seberat 19,85 gram. Ungkap kasus obat dilengkapi alat bukti berupa 1.275 butir pil Trihexyphenidil. Peredaraan ganja, barang bukti yang disita sekitar 1 kilogram lebih.

Kasus ganja ini, sesuai information yang dirilis polisi merupakan milik tersangka berinisial APW (18) warga Jalan Bandara Palmerah we No. B26 Desa Cemoro Kandang, Kota Malang. Pria ini ditangkap aparat di kamar 721 Hotel Baru Indah Jajag, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi.

“Ganja itu dikemas ulang menjadi beberapa paket siap edar. Perpaket dijual seharga Rp. 100 Ribu. Kami juga mengamankan alat pemoroses daun ganjanya,” tegas AKP. Muhamad Indra Najib, SIK., di damping Kasubag Humas Polres Banyuwangi AKP. Bakin.

Dari 18 kasus tersebut, polisi juga mengamankan alat bukti lain, diantaranya uang tunai Rp. 5,7 juta, 17 Hp berbagai merk, 3 section sepeda motor, 2 buah pipet, 1 timbangan elektrik dan 4 lembar bukti setoran bank. Menurutnya, dalam setahun Polres Banyuwangi menargetkan, bisa mengungkap 200 kasus narkoba.

 

More banyuwangAi ...