Ciptakan Lagu dengan Nuansa Beda

Dia mencontohkan, jika peserta lain banyak yang menggunakan dangdut pyur sebagai aransmen lagu, namun tidak dengan dirinya. “Silahkan nanti didengarin sendiri. Namun tentu semua juri yang akan menentukan siapa yang berhak menjadi yang terbaik,” imbuhnya.

LCLS digelar oleh Dewan Kesenian Situbondo bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Situbondo, RS Mitra Sehat serta DPC GRANAT Situbondo. Sekretaris Dewan Kesenian Situbondo, Jefri Gunawan menerangkan, masyarakat Kota Santri cukup antusias dengan adanya kegiatan LCLS. Sebab, acara ini masih sangat fresh.

“Sepanjang sejarah Situbondo belum ada lomba beginian. Makanya kita harapkan ini akan menjadi pintu masuk bagi para pencipta lagu, musisi, untuk berkarya sekaligus produser mungkin untuk menghidupkan kembali dunia seni musik dan industri rekaman,” imbuhnya.

Kata bapak dua anak ini, tema yang diangkat oleh peserta sangat beragam. Mulai budaya, asmara, hingga kritik sosial. “Yang pale banyak temanya masalah budaya Situbondo, kalau bahasanya sudah pasti bahasa madura situbondoan,” imbuhnya.

Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp 10 juta. Terbaik pertama Rp 3 juta. Kedua 2 juta, Ketiga Rp 1,5 juta dan keempat hingga sepuluh @ 500 ribu. Selain itu juga ada piala dari Bupati dan Wabup Situbondo. (zul/pri)

(bw/mls/ics/JPR)

 

More banyuwangAi ...

  • Nelayan Muncar Buru Ikan HiuNelayan Muncar Buru Ikan Hiu Dari pantauan Jawa Pos Radar Genteng, ikan hiu yang ditangkap nelayan itu jenis tikus. Sejumlah ikan hiu tikus, terlihat dijual di pelabuhan. Satu ekor ikan hisu itu, beratnya ada yang […]
  • Giliran Kabag Keuangan dan Staf PersidanganGiliran Kabag Keuangan dan Staf Persidangan Ketua Tim Penyidikan Keuangan UP, Yasin Joko Pratomo tidak menjelaskan materi yang ditanyakan kepada kedua saksi tersebut. Yang pasti, mereka diperiksa hampir seharian penuh. “Ini saya […]
  • Tiga Rumah Warga Ikut Terendam Banjir MuncarTiga Rumah Warga Ikut Terendam Banjir Muncar Keiga rumah milik warga yang ikut terendam itu adalah milik Imam Wahidi, 39; Andik, 37, dan Sunyono, 63. Dari ketiga rumah itu, yang paling parah milik Sunyono. Sebab, di bagian dapur […]