Cegah Parkir Sembarangan, Pasang Traffic Voice

BANYUWANGI – Dinas Perhubungan (Dishub) Banyuwangi akan memberlakukan trade voice atau voice announcer (VA). Peralatan rambu-rambu peringatan dengan suara tersebut akan dipasang di sejumlah titik di Banyuwangi.

Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan dan Persandian Banyuwangi Hendra Lesmana mengatakan, trade voice tersebut untuk sementara akan dipasang di sepanjang Jalan Ahmad Yani. Tujuannya, untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas di jalan protokol.

random post

Karena, kata Hendra, sementara ini untuk sepanjang jalur A. Yani merupakan salah satu kawasan titik padat arus lalu lintas. Apalagi, masih kerap ditemukan pemilik kendaraan, terutama mobil yang mokong dan parkir sembarangan di bahu jalan sebelah barat.

Padahal, pihak Dishub telah memasang rambu larangan parkir di bahu jalan sebelah kiri di sepanjang Jalan A. Yani. Mobil hanya boleh parkir kendaraan di bahu sebelah kanan jalan. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi kemacetan di ruas jalan protokol tersebut. ”Tahun ini sudah dianggarkan untuk pengadaan VA tersebut. Rencananya, alat tersebut segera dipasang dan difungsikan tahun ini,” ungkapnya.

Pemasangan VA merupakan salah satu langkah konkret pengembangan Intelligent Transport System (ITS). VA tersebut lanjut Hendra, juga salah satu komponen Area Traffic Control System (ATCS). Saat ini di Banyuwangi, baru terdapat 14 kamera sealed circuit radio (CCTV) yang terpasang di persimpangan jalan yang selama ini dinilai sering bermasalah dengan kepadatan arus lalu lintas.

Persimpangan jalan yang sudah terpasang CCTV itu, yakni di Jalan Simpang Lima, simpang empat Cungking, simpang empat Patung Kuda (Karangente), dan simpang tiga Tawang Alun, Kecamatan Genteng.

Dengan adanya ATCS itu, kini pengaturan lalu lintas di 14 simpang jalan tersebut ketika terjadi kemacetan dan antrean panjang kendaraan bisa langsung diatasi dengan cepat. Salah satunya yakni, user dapat langsung mengatur waktu siklus persimpangan di trade light dari Posko ATCS yang berada di Dinas Perhubungan. ”Jadi jika ada antrean panjang kendaraan di persimpangan jalan akan langsung terlihat di layar monitor. Jika dinilai terlalu panjang, maka bisa langsung dilakukan pengaturan dengan menghentikan hitungan dari trade countdown,” jelas Hendra.

 

Dengan pemasangan VA tersebut, harapannya jika ada pengendara yang hendak parkir di bahu jalan sebelah barat, maka akan langsung ditegur oleh petugas user ATCS di Kantor Dishub Banyuwangi. ”Rencananya pemasangan VA ini juga akan terus dikembangkan di Banyuwangi dan sejumlah titik yang rawan macet,” tandasnya.

More banyuwangAi ...

  • Listrik Padam, Simpang Lima SemrawutListrik Padam, Simpang Lima Semrawut Yaseni, salah seorang pengendara asal Rogojampi mengaku terkejut dengan padamnya traffick light di Simpang Lima. Dia yang melintas dari jalan Ahmad Yani melihat traffick light tidak […]
  • Kapal Dishub Terdampar di Perairan Tanjung KamalKapal Dishub Terdampar di Perairan Tanjung Kamal Beruntung, salah satu dari lima awak kapal Palra Buana segera menghubungi Kepala Dinas Perhubungan setelah sekitar lima belas menit terombang ambing di lautan.  Selanjutnya oleh Dishub, […]
  • Petugas Navigasi Bandara Tetap KerjaPetugas Navigasi Bandara Tetap Kerja Sama halnya dengan petugas perhubungan lainnya, semua petugas teknis di Bandara Banyuwangi pada musim Lebaran pun siaga di job masing-masing. Seperti petugas Air Navigation. Baik yang […]