Buru Tiga Rekor Dunia di Korea Utara

JawaPos.com–PB PABBSI terus menggeber persiapan para lifter muda menjelang Kejuaraan Asia Junior di Pyongyang, Korea Utara, 19–27 Oktober mendatang. Timnas akan menerjunkan delapan atlet.

Kemarin para pelatih mengadakan tes angkatan buat para lifter yang tidak diturunkan dalam Kejuaraan Dunia di Pattaya, Thailand, bulan lalu.

random post

Di sektor putri, ada Juliana Klarisa (kelas 55 kg), Putri Aulia (59 kg), dan Tsabita Alfiah Ramadhani (64 kg). Di sektor putra, ada Muhammad Faathir (61 kg), Mohammad Yasin (67 kg), dan Rizki Juniansyah (67 kg).

Hasilnya, ada progres yang menyenangkan. Mereka dinilai punya kans merebut medali. Bahkan memecahkan beberapa rekor dunia.

Salah satu nama yang peluangnya cukup besar adalah Faathir. Saat ini dia memegang rekor dunia remaja clean and jerk di kelas 61 kg. Catatannya adalah 149 kg. Di kelas itu, rekor snatch dan angkatan totalnya dipegang Dogan Donen, lifter asal Turki. Yakni, 121 kg dan 269 kg.

Nah, dari simulasi di Mes Kwini, Jakarta, kemarin, Faathir melampaui seluruh catatan tersebut. Lifter 16 tahun itu membukukan angkatan snatch 122 kg, clean and jerk 153 kg, serta sum angkatan menjadi 275 kg.

Jika berhasil mengulang itu di Kejuaraan Asia nanti, kans dia memecahkan rekor sangat besar. Bahkan, sangat mungkin medali emas jadi miliknya. ’’Keinginan pribadi sih bisa pecah rekor tiga-tiganya,’’ ucap Faathir setelah latihan.

Ini bukan pertanda Faathir overkonfiden. Sebaliknya, sebagai lifter muda, dia masih sering didera demam panggung. ’’Suasana pertandingan bikin gugup, itu pasti,’’ ucapnya.

’’Sekarang persiapan sudah 90 persen, tinggal berangkat dan tentunya jaga berat badan. Selain itu, mental harus siap dan lebih berhati-hati kalau latihan agar tidak cedera,’’ lanjut Faathir.

Pelatih kepala pelatnas Dirdja Wihardja sangat mengapresiasi capaian atlet asal Kalimantan Timur tersebut. Bahkan, dia sempat kewalahan dengan permintaan Faathir yang ingin mengangkat lebih berat daripada angkatannya kemarin.

’’Ke depan masih ada kejuaraan yang sesungguhnya. Jadi, harus dijaga supaya jangan sampai dia mencapai peak performance di sini (mes, Red),’’ kata Dirdja. ’’Maunya tes ini sebagai pemantapan saja. Dan idealnya bisa lebih baik di Kejuaraan Asia nanti,’’ tambah Dirdja.

Selain enam lifter di atas, Kejuaraan Asia Junior akan diikuti Windy Cantika Aisah (49 kg) dan Rahmat Erwin Abdullah (73 kg). Juga ada satu litfter nonpelatnas asal Lampung M. Halim Setiawan yang diikutkan. Dia terjun di kelas 61 kg.

Meski cukup puas dengan progres para atlet, bukan berarti tidak ada evaluasi. Menurut Dirdja, banyak yang harus dibenahi, terutama soal teknik. ’’Kejuaraan Asia ini untuk menambah jam terbang atlet, terutama beberapa dari mereka bakal ikut SEA Games. Kalau Windy dan Rahmat diproyeksikan meraih kuota Olimpiade, jadi harus tampil maksimal,’’ tegas Dirdja.

REKOR DUNIA YOUTH

(Kelas 61 kg)

Snatch:

Dogan Donen (Turki), 121 kg

Clean and jerk:

Muhammad Faathir (Indonesia), 149 kg

Total angkatan:

Dogan Donen, 269 kg

PERFORMA FAATHIR SEPANJANG 2019

Kejuaraan Dunia Junior di Suva, Fiji

Snatch 112 kg

Clean and jerk 149 kg

Total 261 kg

Ranking 6

Arafura Games

Snatch 112 kg

Clean and jerk 140 kg

Total 251 kg

Ranking 2

More banyuwangAi ...