Bupati Anas Bikin Zona Pengendalian Hunian di Banyuwangi Antisipasi Banjir




Banyuwangi – Luapan sungai yang mengakibatkan banjir dan genangan di sejumlah wilayah perkotaan Banyuwangi dinilai salah satu dampak dari tata ruang hunian atau perumahan yang belum bisa dikendalikan.

Untuk mengendalikan pembangunan hunian perumahan, hotel, villa dan resort, Pemkab Banyuwangi memasukkan zonasi pengendalian hunian dalam rancangan Peraturan Daerah (Perda) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kawasan strategis.

Zonasi tata ruang hunian dalam RDTR kawasan strategis dinilai penting supaya kawasan pertumbuhan perumahan dan hotel tidak menjamur di satu kawasan wilayah kaki Gunung Ijen saja. Tapi bisa tertata disesuaikan dengan geografis Banyuwangi.

“Wilayah perumahan, villa-villa juga harus  diatur, tidak boleh di atas (Licin, Glagah, Giri, Kalipuro dan wilayah kaki Gunung Ijen) semua. Tidak boleh lagi ada perumahan masif di daerah atas,” tegas Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas kepada detikcom, Rabu (16/3/2016).

Kondisi geografis kontur tanah Banyuwangi yang miring dan berbukit memerlukan strategi pemetaan khusus supaya tetap bisa bersinergi dengan alam. Jika tidak dikonstruksikan dalam RDTR sejak dini, sambung Anas, maka dikhawatirkan luapan banjir semakin merebak tak terkendali.

“Pengembangan perumahan perlu ada pengendalian. Karena kita ini tanahnya miring maka di wilayah pegunungan atas harus diatur, supaya tidak banjir di hilir nya. Kalau tidak diatur ini bahaya, 10 tahun kedepan kita di perkotaannya bisa tenggelam. Perumahan harus geser,” papar Anas didampingi Kepala Bapeda Banyuwangi Agus Siswanto.

 

Sementara tata ruang wilayah perkotaan bakal mengatur fact tentang ruang terbuka hijau (RTH) yang akan dibuka di setiap sudut-sudut jalan. Pemerintah daerah secara bertahap bakal membebaskan lahan di sudut-sudut jalan protokol untuk disulap menjadi RTH. Upaya penghijauan sektor kota ini supaya penampakan kota tidak terkesan kaku dengan adanya bangunan-bangunan di sudut-sudut jalan.

“Biar tampak hijau dan tidak kaku, nantinya disudut-sudut jalan itu dikosongkan sebagai ruang terbuka hijau. Akan dilakukan bertahap untuk pembebasannya,” lanjutnya.

Seluruh rancangan Perda tentang RDTR Kawasan Industri, RDTR Kota Banyuwangi dan Kawasan Strategis kawasan Pelabuhan Ketapang saat ini getol digodok Pemkab Banyuwangi. Penyusunan perda tersebut menyusul terbitnya Perda Rencana Tata Ruang dan Wilayah yang telah disahkan pada 2012 lalu.

(Putri Akmal/fat)

More banyuwangAi ...