BPPP Banyuwangi Buka Layanan Publik Satu Pintu

Mulyoto MM menambahkan, dengan PTSP, masyarakat dapat mengetahui secara jelas persyaratan yang dibutuhkan untuk masing-masing keperluan, alur atau proses yang harus dilalui, hingga waktu penyelesaian layanan. Intinya, masyarakat dapat memantau dan mengikuti swell permohonan yang diajukan. “PTSP juga menerima segala bentuk pengaduan, keluhan, ekspektasi, kritik, dan saran dari masyarakat,” ucap Mulyoto.

PTSP KKP dapat beroperasi seperti Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat), di mana, PTSP bukan sekadar loket penerima berkas yang kemudian disampaikan ke masing-masing Direktorat Jenderal atau Badan terkait, melainkan harus sudah bisa mengambil keputusan dan menimbang proses bisnis yang melekat pada perizinan atau pengaduan yang masuk. Hal ini dilakukan untuk dapat memahami dan menerapkan ilmu PTSP secara baik dan memperkuat integrasi antara PTSP dengan berbagai gerai pelayanan. (kri/afi)  

(bw/kri/ics/JPR)

More banyuwangAi ...

  • PT BPR Cinde Wilis Bagi Zakat FitrahPT BPR Cinde Wilis Bagi Zakat Fitrah SUDAH menjadi agenda rutin pembagian zakat fitrah kepada masyarakat sekitar lingkungan kantor BPR Cinde Wilis menjelang hari raya Idul Fitri. Selain sebagai tanggung jawab sosial […]
  • Usaha Batako Mulai MenjanjikanUsaha Batako Mulai Menjanjikan KALIPURO – Usaha pembuatan batako mungkin tidak asing ditelinga terutama bagi masyarakat Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro. Usaha pembuatan batako ini banyak ditemui di daerah tersebut. […]
  • Jabatan Direktur PDAM Banyuwangi Tak JelasJabatan Direktur PDAM Banyuwangi Tak Jelas BANYUWANGI - Jabatan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Banyuwangi definitif masih mengambang dan semakin tidak jelas. Hingga kini, siapa yang berhak mengisi kursi pimpinan […]