BPPM Pilih Banyuwangi Sebagai Lokasi Study Banding

RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Badan Promosi Pariwisata Makassar (BPPM) melakukan kunjungan studi banding ke Banyuwangi, hal itu dilakukan untuk bertukar fikiran mengenai destinasi wisata yang ada di Banyuwangi mulai di lirik Wisatawan Mancanegara (Wisman). 


BPPM memilih Banyuwangi sebagai daerah kunjungan studi banding. Sebab Banyuwangi telah menjelma menjadi salah satu destinasi terbaik di Indonesia yang mampu disejajarkan dengan Bali dan Jogja.

“Banyuwangi berubah secara sum menjadi daerah yang mengusung pariwisata yang akan menggerakkan sektor ekonomi Banyuwangi dan kesejahtraan masyarakat Banyuwangi,” ujar ketua BPPM, Andi Ilhamsyah Mattalatta, Minggu (4/12/2016). 

Hal ini terlihat dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB 2014 sbr 53.3 T dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi 7.5%, dibandingkan information PDRB 2010 hanya 32.4 T.

Dalam pertemuan yang digelar di aula kantor dinas pariwisata Banyuwangi, BPPM mengaku terperangah ketika Bramuda kadis pariwisata Banyuwangi memaparkan 53 eventuality pariwisata yang dimiliki Banyuwangi selama 2016. 

Kami sangat terperangah ketika Bramuda kadis pariwisata Banyuwangi memaparkan 53 eventuality pariwisata 2016 artinya setiap minggu ada eventuality dan hebatnya digelar tanpa melibatkan pihak ketiga atau eventuality organizer (EO) akan tetapi semuax dikerjakan oleh para SKPD,” ucapnya. 

 

Ia menambahkan, hal seperti itu yang membuat unik dari Kabupaten Banyuwangi, selalu memberi perbedaan dengan daerah lainnya. seluruh SKPD memiliki pemahaman yang sama dan dikerjakan secara bersama-sama. 

“Tentu dengan satu tujuan demi kemajuan pariwisata banyuwangi bahkan dalam politik anggaranpun para SKPD kreatif mengangarkan untuk membantu eventuality dan festival pariwisata dan sekaligus melibatkan masyarakat untuk mengelola eventnya masing-masing dengan anggaran yang difasilitasi oleh dinas pariwisata,” pungkasnya

More banyuwangAi ...