Bermain Baik, Ganda Putri Indonesia No 60 Dunia ke Perempat Final

JawaPos.com-Ganda putri Indonesia yang sedang naik daun, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto melaju ke perempat final Macau Open 2019 hari ini (31/10).

Dalam pertandingan yang digelar di Tap Seac Multi-sports Pavilion, Macau, tersebut, Fadia/Ribka mengalahkan ganda putri Malaysia Tan Pearly Koong Le/Thinaah Muralitharan dalam dua game langsung dengan skor 21-14, 22-20.

random post

Ganda putri Indonesia yang saat ini menempati posisi 60 dunia itu menuntaskan pertandingan hanya dalam dash 32 menit.

Unggul jauh pada game pertama, lalu menang mudah karena tidak pernah tersusul sejak poin sama kuat 5-5, Fadia/Ribka mengalami kesulitan pada game kedua.

Padahal pada game kedua tersebut, Fadia/Ribka sempat memimpin sangat jauh dengan skor 16-7.

Namun, pasangan Malaysia yang menempati ranking 80 dunia itu berhasil bangkit. Mereka mencetak delapan angka beruntun, menipiskan ketertinggalan menjadi satu angka saja yakni 15-16.

Pertarungan menjadi menegangkan. Meskipun faktanya, Fadia/Ribka terus mengontrol jalannya pertadingan dan selalu mengambil inisiatif dalam serangan. Terus memimpin, Fadia/Ribka mencapai game point lebih dulu dengan keunggulan 20-18.

Namun, Tan/Thinaah bisa menyamakan kedudukan 20-20. Dalam situasi yang menegangkan itu, Fadia/Ribka berhasil tenang, mencetak dua angka beruntun, dan memenangkan pertandingan.

”Pada game kedua, kami tadi terlalu buru-buru,” kata Ribka Sugiarto saat dihubungi Jawa Pos setelah pertandingan. ”Ya, kami pengen cepet nyelesein game. Terus, kami kurang tenang juga. Eh malah kesusul. Tapi poin-poin kritis, kami berusaha lebih tenang dan balikin keadaaan,” imbuh pemain 19 tahun tersebut.

Pada perempat final, Fadia/Ribka akan menunggu pemenang antara unggulan keempat asal Indonesia Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta dan ganda Taiwan Cheng Chi-ya/Lee Chih-chen.

Pencapaian ke perempat final Macau Open ini melanjutkan part positif Fadia/Ribka. Kali pertama dipasangkan pada Russian Open Juli lalu, pasangan berusia 18 dan 19 tahun itu berhasil menembus semifinal Chinese Taipei Open (Super 300) dan menjadi kampiun Yuzu Indonesia Masters.

Permainan Fadia/Ribka yang sangat ofensif, konsisten bermain no-lob, dan cerdik dalam mengendalikan lag, memang enak sekali untuk ditonton.

Kepada Jawa Pos, asisten pelatih ganda putri Chafidz Yusuf pernah mengatakan bahwa Fadia/Ribka adalah masa depan ganda putri Indonesia.

Merekalah yang akan diproyeksikan sebagai pelapis utama ganda putri nomor satu Indonesia saat ini Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Ribka memiliki resep agar mereka tetap konsisten bermain baik dalam setiap turnamen. ”Cara menjaganya adalah lebih fokus saja mainnya. Nggak usah mikir menang, kalah. Terus jaga kondisi. Lalu nggak mikir beban. Itu saja,” katanya.

More banyuwangAi ...