Berapa Banyak Kebutuhan Protein dari Ikan Per Hari? Ini Saran Ahli

JawaPos.com – Kekurangan protein akan menyebabkan seseorang kekurangan gizi, berisiko terkena anemia, hingga stunting atau tubuh kerdil. Anemia gizi besi atau kekurangan gizi zat besi di kalangan anak, perempuan dan remaja putri merupakan sebuah tantangan kesehatan.

Masalah pemenuhan gizi harus diatasi dari 1.000 hari masa keemasan anak dari usia nol di dalam kandungan hingga 2 tahun. Salah satunya dari asupan makanan kaya protein.

random post

Anemia merupakan kondisi ketika jumlah sel darah merah atau konsentrasi pengangkut oksigen dalam darah (Hb) tidak mencukupi kebutuhan fisiologis tubuh. Sedangkan balita yang mengalami kondisi stunting akan berdampak pada tumbuh kembang di tahun-tahun berikutnya. Selain itu, stunting akibat malnutrisi kronis bisa memengaruhi daya kognitif anak stunting di usia sekolah.

Perwakilan Direktorat Gizi Pemasyarakatan, Kementerian Kesehatan Mujiati mengatakan asupan makanan yakni gemar makan ikan baik untuk pemenuhan protein pada anak. Pada setiap ikan mengandung 22 gram protein per 100 gram.

Mujiati menjelaskan bahwa Kementerian Kesehatan harus bisa memimpin Germas atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Dalam hal ini merupakan sebuah inisiatif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia melalui penyedian sayuran, buah dan ikan.

“Program ini menjadi bagian penting dari upaya ketahanan pangan dan gizi, upaya menyehatkan dan mencerdaskan anak bangsa, serta merupakan sumber ekonomi bagi lebih dari 5 juta penduduk Indonesia,” ujar Mujiati baru-baru ini.

Bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN), kampanye yang ditawarkan berupa inovasi-inovasi produk ikan (tawar dan laut), dan seafood dengan nilai tambah yang siap masak dan siap santap sebagai salah satu sumber protein dan zat gizi lain yang sangat penting bagi tubuh. Makanan ini bisa berkontribusi dalam mencegah dan menurunkan anemia dan stunting. Ikan dan sumber pangan perairan merupakan bagian penting dari upaya ketahanan pangan dan gizi.

Sementara itu, Country Director GAIN Indonesia Ravi K. Menon menjelaskan, module ini bisa menggerakkan budaya makan ikan untuk memenuhi kebutuhan protein hewani untuk anak usia pra sekolah. Rata-rata kebutuhan mereka adalah 17 sampai 20 gram per hari. Untuk wanita hamil kebutuhan protein ikan lebih dari 20 gram per hari.

“Kami mengajak dan menyosialisasikan tentang bagaimana menyajikan ikan sebagai ready to eat dan ready to cook untuk ibu hamil, ibu menyusui, balita, anak-anak, remaja hingga usia dewasa, di Indonesia,” kata Ravi.

Sebagai gambaran, information Riset Kesehatan Dasar tahun 2018, Indonesia masih menghadapi beban ganda gizi. Sebanyak 48,9 persen ibu hamil mengalami anemia, 30,8 persen balita mengalami stunting, dan 8 persen balita mengalami obesitas. Maka untuk mencegah dan menurunkan prevalensi stunting dan anemia, pemerintah melakukan berbagai upaya, diantaranya melakukan program-program perbaikan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan remaja, serta module peningkatan akses pangan yang bergizi.

More banyuwangAi ...