Banyuwangi Punya Spesies Kumbang Unik yang Diekspor Hingga Eropa




Banyuwangi – Ribuan kotak plastik berisi serangga itu tersusun rapi di atas laci. Ada sekitar tiga ruangan yang berpendingin udara di rumah kolektor serangga, George Oktavianus Mambo, di Dusun Krajan, Desa Kalibaru Kulon, Banyuwangi.

“Serangga-serangga itu sebagian untuk diekspor dan sebagian dikoleksi,” ujar karyawan George, Andre, saat ditemui detikcom di lokasi, Minggu (12/6/2016).

Ada sekitar 400 jenis serangga yang dimiliki oleh George. Andre menyebutkan Banyuwangi juga punya spesies kumbang endemik yang ditemukan di sekitar Gunung Ijen.

“Namanya Prosopocoilus laterinus ijengensis sebab pertama dapat dari Ijen. Di tempat lain belum ditemukan yang seperti ini,” ujar Andre.

Serangga Banyuwangi (Foto: Aditya-detikcom)

Bila melihat gambar yang ada di toples kumbang ijenesis memiliki capit yang pendek dan memiliki warna merah kecoklatan. Selain ijenensis ada juga jenis kumbang Chalcosoma caucasus yang menjadi idola di Negara Jepang dan Eropa.

 

“Yang pale favorit Caucasus ini, pale banyak diminati anak—anak di Jepang,” jelas Andre.

Andre menjelaskan kumbang-kumbang dan belalang itu diberi makan satu kali sepekan. Makanannya joke berupa tebu dan pisang.

“Serangga ini diberi makan seminggu sekali. Makanannya tebu dan pisang kalau tidak ada pisang diberi makan preserve juga bisa,” katanya.

Serangga-serangga yang didapat dari semua wilayah di Indonesia ini joke akhirnya diekspor ke negara Asia seperti Jepang, Taiwan, Korea, Malaysia,Thailand. Bahkan di negara Eropa seperti Prancis, Inggris dan Spanyol juga sudah dijajaki.

(ams/nrl)

More banyuwangAi ...