Banyuwangi Gelar Pilkades Serentak, Brimob Disiagakan





Banyuwangi – Kabupaten Banyuwangi akan melaksanakan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak. Untuk memastikan kesiapannya, Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko meninjau sejumlah desa yang akan melaksanakan Pilkades.

Di antaranya Desa Kalibaru Kulon dan Desa Banyu Anyar di Kecamatan Kalibaru. Desa Jajag, Kecamatan Gambiran. Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran. Serta 3 desa di Kecamatan Muncar, yakni Desa Sumber Beras, Kedungringin dan Sumbersewu.

Pilkades serentak, Rabu (8/11/2017) besok diikuti 51 desa yang tersebar di 23 kecamatan. Total jumlah calon kepala desa ada 185 cakades. Sedangkan sum pemilih ada 304.585 pemilih. Mereka akan mencoblos cakades pilihannya di 401 tempat pemungutan suara (TPS) yang telah disediakan.

Menurut Yusuf dari hasil pantauannya, masing-masing desa telah melakukan persiapan yang optimal. Dari kunjungannya ke beberapa desa di empat kecamatan, rata-rata hari ini telah siap 90 persen menghadapi Hari H pilkades besok.

“Hingga hari ini masing-masing telah melaporkan kesiapannya sebesar 90 persen. Finishingnya mereka kebut hingga nanti malam, seperti distribusi kertas suara dan hal-hal kecil lainnya. Tapi semuanya sudahready , termasuk TPS-nya dan kami pastikan besok semua berjalan dengan aman dan lancar,” kata Yusuf kepada sejumlah wartawan, Selasa (7/11/2017).

Dalam kunjungan tersebut, Yusuf juga menekankan agar panitia betul-betul memantau kondisi di lapangan baik pra maupun pasca pilkades. “Mohon pelaksanaannya dipantau dengan baik, termasuk para cakadesnya. Karena situasi sebelum dan sesudah pemilihan ini sangat mempengaruhi,” ujar Yusuf.

 

Yusuf meminta agar panitia dan Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) memastikan cakades betul-betul siap untuk kalah maupun menang. Karena tujuan menjadi kades itu adalah membangun desa bersama masyarakat.

“Bagi yang menang, rangkullah pihak yang kalah. Sedang bagi pihak yang kalah supaya legawa dan menerima dengan ikhlas kekalahannya, sebab tujuan kita cuma satu, yakni membangun desa bersama masyarakat,” tandas Yusuf.

Yusuf juga menekankan agar setiap permasalahan yang muncul, bisa diselesaikan secara kekeluargaan di tingkat bawah.

“Kalau di tingkat bawah kondusif dan aman, maka ke depannya juga aman. Para pendukung calon juga harus selalu dipahamkan, jangan sampai berbuat anarkis, apalagi ketika calonnya dinyatakan kalah. Mereka harus bisa mengendalikan diri,” pesan Yusuf.

Banyuwangi Gelar Pilkades Serentak, Brimob DisiagakanFoto: Ardian Fanani
Polisi Siagakan Brimob dari Polda Jatim

Untuk menjaga keamanan selama pelaksanaan Pilkades serentak, Polres Banyuwangi akan mendapatkan bala bantuan satuan setingkat kompi (SSK) Brimob Kompi 3B.

Pasukan tersebut rencananya akan disiagakan sejak H-1 hingga H+1 pelaksanaan Pilkades, atau mulai 7 sampai 9 Nopember 2017.

Kasubag Humas, AKP Bakin mengatakan, pelaksanaan hari pemungutan dan penghitungan suara Pilkades serentak di Banyuwangi akan mendapat pengamanan ekstra. Terutama bagi dua desa yang dinilai rawan terjadinya kekisruhan.

Secara keseluruhan, terang Bakin Polres Banyuwangi menerjunkan pasukannya sebanyak 475 personel jaga di tempat pemungutan suara (TPS), 115 pasukan mount by di Polsek, 70 personel dalmas Polres, 30 personel dalmas kerangka, dan 23 personel dalmas polwan.

“Total keseluruhan kekuatan pengamanan selama Pilkades dari Polres Banyuwangi saja sejumlah 713 anggota,” jelasnya.

Selain diperkuat pasukan Brimob Kompi 3B dari Polda Jawa Timur, Polres Banyuwangi juga akan mendapatkan bala bantuan dari Dalmas Polres jajaran.

“Jadi Polres jajaran, seperti Polres Jember, Situbondo dan Bondowoso juga akan ikut memberikan BKO personel ke Banyuwangi,” terang Bakin.

Dia berharap, agar warga yang desanya menyelenggarakan Pilkades, dapat ikut bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Sehingga, hasil Pilkades bisa memberikan manfaat yang terbaik untuk masyarakat dan Banyuwangi.

(bdh/bdh)

More banyuwangAi ...