Banyuwangi Berpeluang Ekspor ke AS dan Eropa

Ditambahkan, mebel dari kayu juga diminati di pasar Eropa. Terutama mebel yang memiliki keunikan khusus. Begitu juga perhiasan sangat digemari di pasaran AS dan Eropa, meski dengan persyaratan sertifikasi tertentu. ”Komponen listrik juga dibutuhkan di pasar Eropa, asalkan memenuhi sertifikat elektronik standar Eropa,” jelasnya.

Para pengusaha IKM, industri besar, dan eksportir yang hadir tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka bersemangat mengajukan pertanyaan dan meminta masukan dari Bahtiar. Di antaranya, terkait kendala persyaratan dokumen usaha dan ekspor dan kesulitan bertemu pembeli dari luar negeri secara langsung. Selama ini, beberapa IKM sudah ekspor melalui eksportir art emporium di Bali.

Gella Rusminingrum, Kepala Seksi Perdagangan Antar Daerah dan Ekspor Impor Disperindag Banyuwangi menambahkan bahwa Disperindag berwenang mengeluarkan surat keterangan asal (SKA) untuk persyaratan ekspor. Bahkan, pengurusan persyaratan ekspor itu akan dilayani secara gratis. ”Syarat seperti TDP, SIUP, NPWP, dan NIK sekarang juga sudah gratis,” tegasnya.

(bw/jpr/rbs/JPR)

More banyuwangAi ...

  • Usaha Gerabah Bisa Entaskan Anak hingga SMAUsaha Gerabah Bisa Entaskan Anak hingga SMA Usaha mikro yang ditekuni oleh pasangan suami istri (pasutri) Astonius Stumin, 55, dan Poniati, 54, warga Dusun Wringin Anom, Desa Wringinpitu, Kecamatan Tegaldlimo, dengan membuat […]
  • Omzet 1 Stan Rp 4 Juta per HariOmzet 1 Stan Rp 4 Juta per Hari BANYUWANGI - Pameran produk seni dan kerajinan lokal bertajuk Banyuwangi Art Week (BAW) 2018 mendapat sambutan antusias pelaku usaha dan masyarakat umum. Sejak dibuka pada Kamis pagi […]
  • Banyuwangi Art Week Beri Ruang Pelaku Industri Kreatif PemulaBanyuwangi Art Week Beri Ruang Pelaku Industri Kreatif Pemula JawaPos.com – Pameran produk seni dan kerajinan lokal bertajuk Banyuwangi Art Week (BAW) mendapat sambutan antusias masya­rakat. Sejak dibuka pada Kamis pagi (12/4) pameran yang […]