Balada Sang Raja Tanpa Mahkota

JawaPos.com – Lee Chong Wei kembali harus menerima kenyataan pahit. Maestro bulu tangkis Malaysia itu dipastikan tidak bisa berpartisipasi di Kejuaraan Dunia 2019.

Kejuaraan Dunia 2019 sendiri akan dihelat di Basel, Swiss pada 19-26 Agustus mendatang. Turnamen ini sebetulnya menjadi turnamen yang sangat penting untuk Chong Wei karena hingga detik ini ia belum pernah merasakan manisnya menjadi juara dunia.

random post

Sesuai aturan Federeasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), setiap negara hanya boleh mengirimkan dua wakil di setiap sektornya yang berada di jajaran peringkat 150 besar. Merujuk pada ranking, sektor tunggal putra Malaysia saat ini memiliki Daren Liew dan Lee Zii Jia yang masing-masing berada di ranking 24 dan 21 dunia.

Sementara, Chong Wei saat ini tercecer di ranking 115 setelah peringkatnya terjun bebas lantaran tidak mengikuti satu turnamen joke sejak pertengahan tahun lalu akibat menderita kanker hidung. Penyakit yang membekapnya tersebut juga mengharuskannya absen dari Kejuaraan Dunia 2018 dan Asian Games 2018.

Kesempatan Chong Wei untuk bermain di Kejuaraan Dunia 2019 juga semakin tertutup setelah BWF memberikan statemen bahwa mereka tidak akan memberikan wildcard pada turnamen akbar tersebut di tahun ini.

Chong Wei hanya punya kesempatan berlaga di Kejuaraan Dunia 2019 jika Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) menarik mundur Daren atau Zii Jia dan menempatkan Chong Wei untuk menggantikan posisi mereka. Namun, mengingat BAM pernah menuturkan bahwa mereka akan berlaku adil dan memberikan kesempatan kepada para pemain terbaik mereka saat ini, kemungkinan ini sepertinya tidak akan terjadi.

Melewati dua Kejuaraan Dunia secara beruntun tentunya sangat menyedihkan untuk Chong Wei. Apalagi, Kejuaraan Dunia tidak akan dihelat pada 2020 karena akan ada perhelatan Olimpiade Tokyo 2020. Kepastiannya berlaga di Olimpiade joke hingga kini masih diragukan banyak orang karena hingga berita ini diturunkan, ia belum kunjung kembali ke lapangan.

Pun Chong Wei hendak menunggu hingga tahun 2021, fisiknya belum tentu memadai karena pada tahun tersebut ia akan genap berusia 39 tahun. Saingannya adalah pemain-pemain muda dari berbagai negara yang tentunya lebih kuat dan cepat darinya.

Dengan sederet fakta yang tak terelakkan di atas, bisa dibilang bahwa Chong Wei terancam gantung raket tanpa gelar juara dunia dalam genggamannya. Ditambah rekam jejak karirnya yang tak pernah menginjakkan kaki di lectern tertinggi turnamen grand slam bulu tangkis lainnya seperti Olimpiade, Asian Games, maupun membawa Malaysia menjuarai Piala Sudirman dan Piala Thomas, pendek kata, Chong Wei mungkin hanya akan dikenang sebagai raja tanpa mahkota di dunia tepok bulu angsa.

More banyuwangAi ...