Awarding Education, Apresisasi Khusus Untuk Yang Peduli Pendidikan

Di akhir tahun 2017, Pemkab Banyuwangi memberikan penghargaan kepada insan pendidik di Bumi Blambangan. Bertempat di Hall Ketapang Indah Banyuwangi, puluhan pendidik maupun non pendidik yang telah dinilai berhasil menumbuhkan dan berpartisipasi dalam meningkatkan pendidikan di Banyuwangi mendapatkan apresiasi khusus. Ada beberapa kategori penilaian yang diberikan. (lihat grafis).

Bupati Banyuwangi H Abdullah Azwar Anas mengatakan, harus diakui posisi penting pendidik tak terbantahkan karena jantung pendidikan memang ada di kelas. Merekalah yang berperan besar dalam mengelola kelas sehingga menghasilkan pembelajaran yang unggul dan inspiratif. Harus diakui, pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Karena itu, untuk mencapai tujuan yang diinginkan pasti dibutuhkan ikhtiar yang tak pernah mengenal kata lelah. Dalam kaitan ini penting ditekankan betapa penting peran stakeholders untuk meningkatkan mutu pendidikan. “Peran penting itu terutama akan dirasakan oleh pimpinan satuan pendidikan. Pimpinan lembaga pendidikan memiliki posisi penting dalam meningkatkan mutu secara berkelanjutan,” kata Bupati Anas.

Anas menambahkan, salah satu module yang berhasil mengentaskan pendidikan di Banyuwangi adalag Gerakan Daerah Angkat Anak Muda Putus Sekolah (Garda Ampuh), sebuah gerakan menjaring anak yang berhenti sekolah dan mengajaknya kembali ke kelas. Gerakan ini merupakan bagian dari upaya pelaksanaan wajib belajar 12 tahun. “Ada juga module beasiswa BWI Cerdas serta module lain yang mendukung pemerataan pendidikan di Banyuwangi. Akhirnya saya menyampaikan selamat kepada yang mendapatkan penghargaan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Sulihtiyono mengatakan, Education Award ini merupakan salah satu upaya Pemkab Banyuwangi dalam memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pendidik sekaligus untuk memotivasi agar terus berpacu dalam meningatkan mutu pendidikan di Banyuwangi. “Dengan pembelajaran yang hebat, maka pada saatnya kita akan melihat pribadi-pribadi berkarakter,” ujarnya.

Sulihtiyono menjelaskan, pendidikan harus diajak menyatukan visi menuju mimpi yang diinginkan. Dengan keyakinan yang kuat dan niatan yang tulus, maka ikhtiar untuk mewujudkan mimpi itu pasti akan dilapangkan jalannya. Sekolah kategori ini dinilai berdasarkan kegigihannya dalam meraih prestasi di tengah persaingan antar sekolah yang kian kompetitif. Penghargaan terhadap sekolah yang menginspirasi ini penting untuk memberikan suggestion agar terus bertahan dan meraih prestasi.

“Guru inspiratif diilustrasikan sebagai pendidik yang selalu mengajak peserta didiknya untuk berpikir kreatif dan inovatif dengan cara memaksimalkan potensi yang telah dianugerahkan limit thinking,” kata Sulihtiyono.

Hal senada dikatakan oleh Kasubag Keuangan Dispendik Nuriyatus Sholeha. Menurut Nuriyatus, dalam sudut pandang pendidikan, guru inspiratif dibutuhkan bagi kesuksesan siswa di masa mendatang. Guru inspiratif melahirkan para pemimpin dan pembaru yang berani mendobrak aneka kebiasaan lama. “Yang menjadi keprihatinan kita adalah ternyata jumlah guru inspiratif jauh lebih sedikin. Oleh sebab itu melalui Education Award ini diharapkan akan melahirkan guru-guru inspiratif diberbagai pelosok Banyuwangi,“ ujarnya.

 

More banyuwangAi ...