April 2017, Banyuwangi ‘Booming’ Sapi

Banyuwangi (beritajatim.com) – Ledakan populasi sapi di Kabupaten Banyuwangi terjadi pada Apr 2017. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Peternakan Banyuwangi Benny Handarwanto mengatakan, dari module Inseminasi Buatan (IB) pada Mei-Juni 2016 akan lahir ribuan anak sapi unggulan. 

Program peningkatan populasi sapi dengan menghasilkan anakan dalam waktu serempak tersebut dilakukan secara masal pada 1.200 sapi betina produktif se-Banyuwangi. “Pelaksanaannya,melalui dua langkah, yaitu proses sinkronisasi birahi dan kawin suntik alias inseminasi secara serentak,” kata Benny, sebagaimana dilansir Humas Pemkab Banyuwangi, Rabu (14/9/2016).

Menurut Benny, dalam tahap sinkronisasi ini, sapi-sapi yang dipilih diberi suntikan hormon agar siap dibuahi. “Setelah siap, sapi-sapi tersebut diinseminasi sekitar empat hari pasca sinkronisasi birahi lewat pelaksanaan Pekan Inseminasi Buatan,” katanya. Sapi yang menjadi aim module ini sebelumnya sudah diperiksa dan dipastikan tidak mengalami gangguan reproduksi, sehingga bisa berhasil dalam module inseminasi. 

Benny mengatakan, peningkatan populasi ini dilakukan untuk mempertahankan swasembada daging di Banyuwangi. “Saat ini, neraca daging sapi di Banyuwangi masih surplus. Produksi daging sapi harian Banyuwangi sebesar 4,40 ton per hari, sedangkan konsumsi daging sapi masyarakat Banyuwangi sebesar 4,27 ton per hari,” katanya. [wir/kun]

More banyuwangAi ...