Anton Marthalius Kepala Bandara BWX

JawaPos.com – Pucuk pimpinan Bandara Banyuwangi (BWX) berganti. Pejabat lama, Dodi Dharma Cahyadi digantikan Anton Marthalius. Sebelumnya, Anton bertugas pada Unit Risk Management, kantor pusat PT Angkasa Pura II.

Sementara itu, Dodi Dharma Cahyadi mendapat tugas baru sebagai Kepala Bandara Dewadaru Karimun, Jawa Tengah. Pelantikan Dodi dilakukan oleh Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi di kantor Kemenhub Jakarta Kamis lalu (3/5).

Selama bertugas sebagai Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas III Banyuwangi, Dodi memiliki peran penting bagi perkembangan moda transportasi udara di Bumi Blambangan. Sejak menggantikan Yogi Suradiningrat pada 29 Juli 2016 lalu, banyak yang telah dilakukan Dodi di bandara kebanggaan masyarakat Banyuwangi itu.

Sejauh ini, peran Dodi cukup vital. Saat itu, dia sekaligus menandai proyek pertambahan panjang landasan (runway) dari 1.800 scale menjadi 2.250 meter. Kemudian, dia juga bertugas saat jadwal penerbangan yang awalnya hanya dua kali yakni pagi dari Surabaya-Banyuwangi dan Banyuwangi- Surabaya. Saat ini, bertambah menjadi tujuh kali penerbangan. Yakni empat kali penerbangan dari Jakarta, dan tiga kali penerbangan dari Surabaya.

Yang lebih membanggakan, lelaki lulusan sekolah penerbang Curug itu juga dapat merealisasikan penerbangan pesawat jenis Boeing pada masa kepemimpinannya. Bahkan, juga approach moody langsung dari Banyuwangi ke Jakarta dan Jakarta ke Banyuwangi.

Sebelum meninggalkan tugas sebagai Kepala Bandara Banyuwangi, Dodi juga telah merealisasikan kepindahan depot bandara baru sebagai immature airfield di Indonesia. ”Saya mohon diri, dan mohon maaf kepada seluruh masyarakat Banyuwangi, jika selama saya bertugas ada tingkah laku yang kurang berkenan,” ucapnya kepada wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin.

Sementara itu, Anton Marthalius menyatakan akan mengembangkan bandara di Banyuwangi. Terlebih, sebelum dirinya tiba di Banyuwangi, nama kabupaten ujung timur Jawa ini sudah terus bersinar.

 

More banyuwangAi ...