Angin Kencang Landa Selat Bali, Tinggi Ombak 1,5 Meter, Pelayaran Aman

KALIPURO –  Angin kencang dan gelombang tinggi melanda perairan Selat Bali, seharian kemarin (11/6). Langit terlihat mendung sampai bruise hari. Kondisi ini memaksa petugas dari Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Ketapang terus berkeliling dari satu dermaga ke dermaga lain yang ada di Pelabuhan ASDP dan Pelabuhan LCM.

Kepala KUPP Ketapang Eka Cakrawala melalui Pelaksana Harian KUPP Widodo mengatakan, secara visible cuaca memang tidak bersahabat. Sesuai laporan BMKG, tinggi gelombang mencapai 0,3 scale sampai 1,5 meter. Sedangkan kecepatan angin mencapai 18 knot. Meski masih di taraf aman, namun pihaknya tetap memeriksa kondisi dari setiap pelayaran. Termasuk mengingatkan kepada nakhoda yang tengah beroperasi hari itu sambil memberikan peringatan agar mengantisipasi angin kencang dan gelombang tinggi.

”Tadi kita memantau kondisi sekaligus berkoordinasi dengan nakhoda. Jika memang perairan dirasa kurang aman, kita minta mereka berkoordinasi. Tadi kita juga minta lasing kendaraan diperhatikan. Kalau di Selat Bali masih aman. Kalau di selatan sudah mulai waspada, karena tinggi gelombangnya mencapai 2,5 meter,” terangnya.

Sutikno, 44, koordinator lapangan Pelabuhan ASDP menambahkan, jika sementara gelombang masih bisa dikatakan aman. Untuk toleransi berbahaya jika angin sudah mencapai kecepatan 20 knot. ”Bagian STC terus berkoordinasi dengan syahbandar dan nakhoda, jika memang terus meningkat kecepatan anginnya pasti kita peringatkan,” tegasnya.

Prakirawan BMKG Banyuwangi Beny Gumintar menjelaskan, untuk kondisi cuaca di Banyuwangi hingga besok (hari ini) masih cerah berawan. Sedangkan untuk kondisi gelombang atmosphere laut, menurutnya masih akan sama dengan ketinggian antara 0,5 scale sampai 1,5 meter. ”Cuaca untuk wilayah Kalipuro dan penyeberangan masih cerah berawan dan berawan hingga malam hari, hanya saja kelembapan meningkat, jadi angin perlu diwaspadai,” kata Beny.

Sementara itu, untuk alur pemudik H-4 Lebaran, terbilang lancar. Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi tidak ada penumpukan penumpang yang berlebihan baik yang menuju Bali maupun Banyuwangi. Bahkan dari information yang dirilis ASDP ada penurunan penumpang sejak H-6 hingga H-5.  Untuk penumpang di H-5 yang menyeberang ke Banyuwangi mencapai 49.569 orang, padahal tahun sebelumnya ada 54.390 orang yang menyeberang.

Begitu juga dengan kendaraan roda dua, ada penurunan menjadi 9.668 kendaraan dari sebelumnya 10.845 kendaraan. ”Prediksi kita di awal tetap H-3 dan H-2. Cuma jika H-4 landai, kemungkinan akan terus landai sampai H-1. Meskipun masih stabil kita tetap akan siagakan semua petugas dan armada sesuai dengan prediksi dan rencana awal kita,” ujar GM Pelabuhan ASDP Ketapang Elvi Yoza.

 

Untuk penumpang yang menyeberang ke Bali didominasi wisatawan asal beberapa kota besar di Pulau Jawa seperti Jakarta, Semarang, Jogjakarta, Solo, Malang, dan Surabaya yang ingin menghabiskan libur panjang Lebaran dengan berwisata ke Pulau Dewata.

Salah seorang wisatawan asal Jakarta, Fela mengaku sengaja berlibur menggunakan kendaraan pribadi menuju Bali. Karena saat libur Lebaran asisten rumah tangga yang ada di rumahnya termasuk supir tengah cuti. ”Di rumah tidak ada siapa-siapa. Jakarta juga sepi, jadi kita pilih liburan ke Bali saja lima hari,” tandasnya.

More banyuwangAi ...

  • Titik Lokasi Longsor Cukup BesarTitik Lokasi Longsor Cukup Besar Saat melihat titik lokasi longsor, terang dia, juga memantau dari atas menggunakan droune. Se­hingga, dapat mengetahui kondisi di sekitar lereng Gunung Raung. “Material yang longsor […]
  • Selama Liburan Tahun Baru, ASDP Seberangkan 23.658 PenumpangSelama Liburan Tahun Baru, ASDP Seberangkan 23.658 Penumpang KALIPURO – Puncak arus balik libur tahun baru 2018 di Pelabuhan penyeberangan PT ASDP Ketapang-Gilimanuk berakhir, Senin sore (1/1). Peningkatan penumpang kapal hanya naik empat persen […]
  • Wisata Waru Doyong Diterjang RobWisata Waru Doyong Diterjang Rob JawaPos.com – Banjir rob meluluhlantakkan Pantai Wisata Waru Doyong di Lingkungan Krajan, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, kemarin (19/5). Sejumlah fasilitas wisata yang […]