Aktifkan Koopssusbag, SETARA Institute Nilai Pemerintah Panik

JawaPos.com – Ketua SETARA Institute, Hendardi menilai, langkah pemerintah yang akan mengaktifkan kembali Komando Operasi Khusus Gabungan TNI (Koopssusbag) dalam memberantas teroris merupakan bentuk kepanikan pemerintah.

“Pengaktifan Koopssusgab oleh Presiden Jokowi, meskipun secara prinsipil bisa diterima, tetapi dinilai berlebihan dan membuat kegaduhan baru sekaligus mempertegas kesan kepanikan yang berlebihan,” kata Hendardi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/5).

Menurut Hendardi, operasi militer yang bertujuan untuk mengatasi tindak pidana terorisme hanya akan menjadi teror baru bagi warga negara. Ia justru menilai jika dicermati dari indikator kinerja pemberantasan terorisme, Polri dengan dibantu sejumlah aparat lain termasuk TNI telah bekerja secara optimal.

Setara Institute
Diskusi Menguak Fakta Aktual Radikalisme dan Terorisme di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

“Keputusan pemerintah mengaktifkan Koopssusgab lebih merupakan keputusan politik yang memberikan akomodasi pada aspirasi sejumlah purnawirawan TNI, bukan genuine untuk menegakkan hukum antiterorisme,” paparnya.

Oleh karena itu, Hendardi berharap pemerintah dapat meninjau ulang langkah untuk mengaktifkan kembali pasukan elit TNI tersebut. Pasalnya, Hendardi menilai pengaktifan kembali Koopssusgab tak sejalan dengan semangat reformasi.

Sehingga, presiden Jokowi seharusnya dapat fokus memastikan pembahasan RUU Terorisme antara pemerintah dan DPR berjalan secara efektif. Ia menilai RUU Anti Terorisme adalah jalan demokratis dan ramah HAM yang tersedia untuk menangani permasalahan terorisme.

“Cara-cara represif bukan jalan reformasi dan secara pragmatis akan menjauhkan warga dengan Jokowi yang akan kembali berlaga di Pilpres 2019. Presiden sebaiknya aktif memastikan RUU Terorisme berjalan efektif dengan memberikan kewenangan baru kepada Polri dengan pelibatan TNI, BIN dan BNPT namun tetap dalam kerangka order of law,” pungkasnya.

 

(rdw/JPC)

More banyuwangAi ...

  • Surabaya-Gempol, Jaringan Tol Tersibuk di Indonesia TimurSurabaya-Gempol, Jaringan Tol Tersibuk di Indonesia Timur Semburan lumpur membuat tol Surabaya-Gempol tidak utuh. Ruas Porong-Gempol hilang. Kini konstruksi baru tengah dipersiapkan. Melayang di atas Sungai Porong. --- JARINGAN tol […]
  • Judul Puisi Harus Eye CathingJudul Puisi Harus Eye Cathing JawaPos.com - Selain mendapat pembekalan cara penulisan puisi, para peserta “Kemah Sastra Nasional” juga memperoleh ilmu yang tidak kalah bermanfaat. Yakni cara mudah menulis cerpen alias […]
  • Lomba Foto Tata Ruang Panen ApresiasiLomba Foto Tata Ruang Panen Apresiasi         Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan pejabat Forpimda didaulat untuk menyerahkan hadiah kepada masing-masing pemenang. Kegiatan lomba foto kali ini  menjadi yang terbesar […]