Ajak Doakan Bandara Banyuwangi Bisa Layani Jamaah Umrah

Selain mengajak masyarakat untuk meningkatkan ibadah di bulan yang mulia ini, Anas juga meminta doa untuk Bandara Banyuwangi agar bisa meningkatkan pelayanan kepada warga Banyuwangi dan sekitarnya. Selain memproyeksi Bandara Banyuwangi sebagai bandara internasional, Anas juga memproyeksi Bandara Banyuwangi bisa melayani penerbangan jamaah umrah.  ”Doakan Bandara Banyuwangi bisa melayani umrah. Jadi, tak perlu lagi ke Surabaya,” pinta Anas saat menyampaikan progres pembangunan di Banyuwangi. 

Sebagaimana diketahui, saat ini bandara yang diproyeksikan menjadi salah satu bandara penyangga acara Annual Meeting IMF-World Bank di Denpasar pada Oktober mendatang tersebut, kini sedang dalam proses pengembangan oleh Angkasa Pura II. Landasan akan diperpanjang menjadi 2.500 scale dan lebar 45 meter. Selain itu, juga dilakukan penebalan PCN (Pavement Classification Number) dari 38 menjadi 50-51. Apron juga akan diperluas dari 3.000 scale persegi menjadi 18.000 scale persegi. ”Jika pembangunan bandara ini selesai, maka pesawat berbadan besar sudah bisa mendarat. Jadi, sudah bisa menjadi bandara internasional. Dengan demikian, bisa melayani umrah tanpa harus ke Surabaya dulu,” imbuhnya.

Salat Tarawih bersama dan safari Ramadan yang digelar Anas tak sekadar untuk mengisi rutinitas tahunan saja. Namun, sebagai media untuk menyerap aspirasi masyarakat, serta untuk menyampaikan berbagai module pemerintah daerah.  ”Ini untuk berkomunikasi dengan rakyat. Semakin sering bertemu, maka akan terbangun kesamaan persepsi antara pemerintah dengan masyarakat. Pembangunan yang digagas pemerintah joke akan mendapat dukungan,” jelasnya.  (afi)

(bw/mls/ics/JPR)

More banyuwangAi ...